Danramil 07/Pagimana Menghadiri Rapat Penetapan Harga Tertinggi Tabung Gas 3 Kg

0:00

PAGIMANA,Ragamrajawalinusantara.id — Sehubungan harga tabung gas 3 Kg yang saat ini semakin tinggi membuat masyarakat menjadi resah, W.s Danramil 07/Pagimana Peltu Yanto L Menghadiri Pelaksanakan Kegiatan rapat tentang penetapan harga LPG 3Kg Serta Banyak Keluhan Permasalahan yang terjadi Di Wilayah Kecamatan Rabu (17/09/2025)

Untuk itu Camat Pagimana Wahyudi Sangkota mengadakan rapat tentang kelangkaan gas LPG 3 Kg serta sosialisasi tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan.

Rapat diadakan di Bertempat Di Aula Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai dipimpin langsung Camat Pagimana Wahyudi Sangkota, didampingi W.s Danramil 07/Pagimana Peltu Yanto L,M.si Dan Kapolsek Pagimana AKP La, ata.

Camat Pagimana Wahyudi Sangkota menyampaikan bahwa telah ditetapkan HET LPG 3 Kg yaitu sebesar Rp. 18.000,00 sampai dengan Rp. 20.000,00. Harga tersebut sudah menjadi harga akhir di masyarakat khususnya yang ada di 3 kecamatan Pagimana.

.

“Maka dari itu pemerintah menegaskan pegawai ASN atau yang pembakarannya diatas 1,5 juta dilarang menggunakan gas 3 Kg, karna tabung gas 3 Kg diperuntukan untuk orang miskin, ini akan benar-benar kita awasi bersama,” jelas Wahyudi Sangkota.

Baca juga Artikel ini:  Kekompakan Satgas TMMD Kodim 1311/Morowali, Bahu-Membahu Bangun RTLH di Desa Matansala

Perangkat Daerah terkait bersama kepolisian ,TNI Dan satgas pangan akan menghitung di setiap pangkalan. “Mudah-mudah dari rapat ini bisa menormalkan harga gas 3 kg yang terlampau tinggi,” tutup Wahyudi Sangkota mengakhiri rapat.

Danramil 07/ Pagimana Peltu Yanto L Balubi mengatakan  penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 kg di Kecamatan Pagimana untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan gas bersubsidi bagi masyarakat. Kehadiran Danramil dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengendalikan harga agar tidak memberatkan warga, serta memastikan gas LPG 3 kg dapat disalurkan dengan baik dan harga jualnya sesuai dengan HET yang ditetapkan.

Baca juga Artikel ini:  Berikan Kebahagiaan Warga Papua, Pisang Habis Diborong Satgas Yonif 503 Kostrad

“Menjaga Kestabilan Pasokan: Dengan mengawasi penetapan HET, Danramil juga berkontribusi dalam menjaga kestabilan pasokan LPG bersubsidi agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya,” Ungkap Peltu Yanto L Balubi.

Permasalahan yang sering terjadi Di Wilayah Kecamatan Pagimana di antaranya sebagai berikut :
1. Harga yang melewati harga Net
2. Terjadi penjualan eceran dengan harga harga hingga dari 25rb sampai 30rb
3. Banyak terdapatnya tabung Gas yang bocor sehingga tidak sesuai dgn ukuran
4. Masih terdapat penjualan di luar kec. Pagimana dgn harga yg tinggi.
5. Masih ada Desa yg belum memiliki Pangkalan

Rapat ini dihadiri Camat Pagimana Wahyudi Sangkota, Kapolsek Pagimana AKP La, ata, W.s Danramil 07/Pagimana Peltu Yanto L Balubi, Para lurah dan Kades se Kec. Pagimana, Para Agen LPG Dan Para Pangkalan Se Kec. Pagimana. ( Koramil 07/Pagimana )

Baca juga Artikel ini:  Danrem 132/Tadulako Hadiri Pembukaan TMMD Ke-123 Kodim 1311/Morowali: Wujud Nyata kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *