anyaman daun, ditemani anak kecilnya, dan ibu kandungnya Sriani,
matanya mamandangi bagian dalam rumahnya yang kini terlihat jauh lebih
bagus dari keadaan sebelumnya.
Temukan lebih banyak
Dia adalah Ibu Nurbaiti Ahad, 58. Ia Merupakan Satu dari Dua warga kurang mampu yang mendapatkan rezeki nomplok dari kehadiran Program Bedah Rumah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD ke-126 Kodim 1308/LB Di Dusun I Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai,
Sulteng tahun 2025 ini.
“Alhamdulillah, rumah kami tidak lagi berlantaikan tanah dan bocor. Terasa lebih nyaman dan sehat. Rasanya seperti mimpi, tidak menyangka rumah kami akan menjadi sebagus ini. Terima kasih Ya Allah, terima
kasih juga kepada bapak Anggota TNI yang Berkenan membedah rumah kami
bagus seperti ini,” ungkap Ibu Nurbaiti Ahad, dengan ekspresi senang hati.
Devi menyebutkan, gubuk yang dia tempati sebelumnya hanya berupa bangunan papan sangat sederhana dan berlantaikan tanah. Pada beberapa
bagian dinding rumahnya sudah lapuk dimakan rayap. Begitu pula pada bagian atap, karena menggunakan seng bekas, bocor di sana-sini pada saat hujan.
“Saya dan suami belum mampu membagusinya. Untuk bisa makan saja saat
ini sudah bersyukur,” beber Ibu Nurbaiti Ahad yang bersuamikan Widayanto, 65 tahun,
yang bekerja sebagai buruh tani di Dusun 1, Desa Siuna.
Berkat sentuhan program bedah rumah rumah tidak layak huni (RTLH) TMMD
Ke-126 TA 2025, Gubuk Ibu Nurbaiti Ahad dibangun menjadi semi permanen. Ukuran rumah yang di bangun di atas tanah milik orantua Ibu Nurbaiti Ahad pun lebih besar. Ukuran
bangunan 6×6 meter, dengan fasilitas dua kamar, satu ruang tamu, dan
dapur.
Kepala Desa Siuna Sumitro Musa menjelaskan, kediaman Ibu Nurbaiti Ahad
memang layak dan pantas menjadi sasaran fisik bedah RTLH TMMD Ke-126
Kodim 1308/LB.
“Kehidupan mereka sepengetahuan saya, memang sangat pas-pasan cukup
untuk makan. Suaminya hanya pekerja serabutan. Makanya sewaktu pendataan bersama tim TMMD, saya mengusulkan rumah dia salah satu yang
pantas untuk dibedah, kriterianya tepat, karena rumah yang ditempati
sangat tidak layak huni,” kata Sumitro Musa.
Sumitro Musa menjelaskan, program bedah RTLH TMMD ke-126 Kodim 1308/LB
menyasar Dua rumah warganya, termasuk kediaman Ibu Nurbaiti Ahad. Dua Rumah warga kurang mampu lain yang disasar Program RTLH TMMD Adalah
Kediamannya Atas Nama Ali Muhson Warga Dusun III Calon Penerima RTLH.
Bergotong-royong dengan warga, para prajurit TNI yang terlibat dalam Tim Satgas TMMD sudah menyelesaikan semuanya, beberapa hari menjelang
Penutupan TMMD yang dilakukan Senin pagi (20/10).
Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-126 Kodim 1308/LB Letkol Kav Laode Ashar Hamid, SH, M. Han, didampingi Koordinator Pelaksana TMMD Kapten Inf Dwi Karyo Basuki, melaporkan, seluruh kegiatan fisik dan nonfisik yang dikerjakan
Semenjak TMMD Dimulai (08/10) hingga H-1 Penutupan TMMD, Selasa (8/11)
sudah rampung 100%.
Selain bedah dua unit rumah warga tidak layak huni, TMMD Ke-126 Kodim 1308/LB didukung Semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat, berhasil membuat Rehabilitasi Jalan baru sepanjang 3.350 meter Dengan Lebar lima Meter
Di Desa Siuna, yang Selama ini terbilang terisolir.
Tidak hanya itu, Merespon Aspirasi Warga yang Membutuhkan Sumber Air
Bersih Tim Satgas TMMD ke-126 Kodim 1308/LB juga Membuatkan Lima
unit sumur bor di tiga lokasi strategis dekat permukiman warga Desa Siuna Kecamatan Pagimana.
“Alhamdulillah, meskipun kerap diganggu hujan semua pekerjaan fisik dan non fisik yang kita programkan selesai tepat waktu dan tepat sasaran. Semoga karya dari bakti TNI melalui Program TMMD ke-126 ini,
memberi manfaat bagi masyarakat,” beber Komandan Satgas Letkol Kav Laode Ashar Hamid, SH, M. Han. ( Pendim 1308/LB )










