PAGIMANA,Ragamrajawalinusantara.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Poh Kecamatan Pagimana beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana alam longsor bertempat di Jalan Trans Sulawesi Luwuk – Palu Tepatnya Di Desa Poh, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai.Kamis(30/10/2025) sekira pukul 10.00 Wit lalu..
Kejadian Pukul 21.00 wita hujan turun cukup deras bersama angin kencang sehingga terjadi tanah longsor dan menutupi setengah badan jalan akan tetapi lalu lintas tetap berjalan lancar namun penuh dengan kehati hatian di karenakan jalan licin.
Danramil 1308–07/Pagimana, Peltu Yanto L Balubi mengatakan, saat ini jalan tersebut sedang ditangani oleh Babinsa bersama Alat Berat PT Viktoria (Ko’viktor).
“Babinsa Kami Koptu Nasrun.S telah turun langsung bersama Alat Berat PT Viktoria (Ko’viktor). membersihkan tanah yang sudah menutup jalan dengan Alat Berat ,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Danramil menjelaskan, tebing yang berada di pinggir jalan tersebut longsor diakibatkan oleh pengikisan tanah karena curah hujan yang tinggi dan ditambah tidak adannya pondasi penahan tebing sehingga sering terjadi tanah longsor. Sementara dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena tempat kejadian tanah longsor berada di Desa Poh.
“Kami sudah menghubungi PT. Viktoria yang saat ini sedang melakukan pengerjaan aspal di jalan trans Luwuk — Palu untuk meminta bantuan alat berat. Selanjutnya kami juga berkoordinasi dengan Ko Viktor dan Kapolsek, saat ini sedang didatangkan eksavator untuk melakukan pengerukan dan mengalirkan lumpur,” ungkap Danramil.
Danramil menambahkan untuk sementara Jalan Trans Sulawesi Luwuk – Palu Tepatnya Di Desa Poh sudah mulai bisa dilalui. Sebenarnya tidak ada jalur alternatif lainnya selain melewati jalan trans Luwuk–Palu , namun hanya dapat dilalui oleh Kendaraan Roda dua aja.
“Kondisi ini memberikan dampak signifikan pada mobilitas dan perekonomian masyarakat sebab jalur ini merupakan akses jalur perdagangan dari Sekitar Desa Poh Menuju Kecamatan Pagimana dan Kota Luwuk Banggai,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 1308/LB Letkol Kav La Ode Azhar Hamid S.H.,M.Han, saat dihubungi menuturkan bahwa pihaknya telah memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk selalu tanggap dan waspada serta terus memonitor kesulitan-kesulitan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Termasuk bencana tanah longsor dan banjir yang dapat terjadi di musim penghujan seperti saat ini. Tujuannya agar masyarakat bisa secepatnya dibantu dan ditolong guna mengurangi resiko kerugian yang lebih besar,” tutup Dandim.( Koramil 07/LB )












