Presiden Prabowo Subianto terima kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia Tingkatkan Hubungan Bilateral Kedua Negara Tingkatkan Kemitraan Strategis.

0:00

 

Ragamrajawalinusantara.id – Jakarta.

Sejak sebelumnya sudah punya MoU pertahanan (ditandatangani April 2025). Hasil Utama Kunjungan

Penguatan Kerja Sama Pertahanan kolaborasi pertahanan yang “diperdalam” antara Indonesia dan Yordania.

Sudah ada pelatihan bersama: misalnya tim latihan TNI dikirim ke King Abdullah Special Operations Training Center di Yordania. Perwira Yordania akan mengikuti pendidikan di Lemhannas RI.

Kerja Sama Ekonomi & Investasi Kedua pemimpin membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi.

Raja Abdullah II bertemu dengan perwakilan Danantara Indonesia (Sovereign Wealth Fund Indonesia) untuk menjajaki peluang investasi jangka panjang.

Investasi Yordania ke Indonesia saat ini masih kecil (menurut data, US$ 5,41 juta di kuartal pertama tahun ini), tapi ada minat untuk meningkat.

Kerja Sama Pendidikan, Sains, dan Teknologi, Ada penguatan kerjasama di bidang pendidikan tinggi, riset sains, dan teknologi.

Ini bisa membuka peluang pertukaran akademik, riset bersama, dan pengembangan kapasitas ilmiah antara universitas Indonesia dan institusi Yordania.

Isu Palestina dibahas dalam pertemuan bilateral. Raja Abdullah dan Presiden Prabowo sepakat meningkatkan kerja sama strategis termasuk terkait isu Gaza / Palestina.

Baca juga Artikel ini:  Tiba Di Bumi Flobamorota, Kepala BNN RI Sambangi Jajaran BNN Provinsi NTT

Ada kesepakatan dalam hal dukungan kemanusiaan dan intelijen: misalnya “intelligence sharing” terkait Gaza.

Hubungan antara Prabowo dan Raja Abdullah II sangat erat, bukan hanya diplomatis tetapi juga personal: keduanya pernah bersama waktu di militer.

Selama kunjungan kenegaraan, Raja Abdullah II memberikan penghargaan kehormatan “The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance)” kepada Presiden Prabowo sebagai pengakuan atas kontribusi hubungan bilateral dan isu kemanusiaan.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen jangka panjang kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis.

Di berbagai sektor (pertahanan, pendidikan, ekonomi) kedua negara akan memperdalam implementasi kerja sama yang sudah disepakati sebelumnya.

Kunjungan Kenegaraan kedua pemimpin negara Raja Yordania, Abdullah II, melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 14–15 November 2025.

Presiden RI Prabowo menyambut Raja secara langsung di Bandara Halim Perdanakusuma. Upacara penyambutan kenegaraan dilakukan di Istana Merdeka, termasuk inspeksi pasukan kehormatan dan tembakan 21 meriam.

Baca juga Artikel ini:  Antusias Masyarakat Abung Selatan Rayakan HUT Ke - 79 RI Dengan Karnaval Kebhinekaan

Terlihat dan diakui Hubungan Pribadi Prabowo dan Raja Abdullah II memiliki hubungan lama keduanya pernah bersama di militer (Fort Benning) dan Prabowo pernah tinggal di Yordania ketika dalam pengasingan.

Prabowo mengatakan bahwa Indonesia dapat menjadi “rumah kedua” bagi Raja Abdullah II.

Raja Abdullah II menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo memimpin Indonesia ke “arah yang sangat baik” dengan kekuatan, keberanian, dan kepemimpinan.

Dalam pertemuan bilateral, dibahas penguatan kerja sama strategis, termasuk ekonomi dan pertahanan masing-masing Kedua belah negara yang memiliki keunggulan dan keuntungan.

Prabowo bahkan menyiapkan kediaman pribadinya di Hambalang untuk Raja, sebagai simbol kedekatan dan penghormatan.

Pada kunjungan kali ini Raja Abdullah II memberikan penghargaan kehormatan tertinggi Yordania (“Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda”) kepada Presiden Prabowo.

Kunjungan ini menunjukkan hubungan sangat dekat antara Indonesia dan Yordania, bukan hanya secara diplomatik tapi juga personal.

Pemberian penghargaan dan sambutan yang hangat menandakan rasa saling hormat yang mendalam.

Baca juga Artikel ini:  Danramil 11/Liang Menghadiri Penyerahan Bantuan Perahu Fiber Untuk Nelayan

Kesepakatan atau pembicaraan tampaknya berfokus pada kerja sama strategis jangka panjang, terutama pertahanan dan ekonomi.

Frasa “Indonesia sebagai rumah kedua” dari Prabowo menunjukkan pentingnya Yordania dalam diplomasi personalnya, yang bisa menjadi dasar bagi kolaborasi yang lebih besar di masa depan.

Setelah dua hari di Indonesia, Prabowo mengantar Raja Abdullah II ke bandara pada 15 November untuk kembali ke Yordania.

 

Hardiansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *