Program Makan Bergizi Gratis: Babinsa Koramil 02/Bunta Kawal Distribusi Hingga Pelosok Sekolah

0:00

BUNTA,Ragamrajawalinusantara.id  – Dalam operasi logistik masif, Babinsa Koramil 1308–02/Bunta Koptu Jemi Malota berperan penting dalam keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Raya. Rabu (26/11/2025), pukul 07.00 WIB, Babinsa bersiaga di Dapur SPPG Desa Sumber Mulia Kec. Simpang Raya, Kab. Banggai, Prop. Sulawesi Tengah memonitor dan mendampingi distribusi untuk 4.000 Porsi dari 58 sekolah. Operasi ini dikomandoi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bersama Yayasan Berkah Nusantara Mandiri .

Kehadiran Babinsa Koptu Jemi Malota memastikan distribusi berjalan lancar, mengawal armada hingga makanan bergizi tiba di tangan siswa. Efisiensi waktu sangat diperhatikan. Pukul 09.00 WIB, mobil pertama kembali untuk gelombang kedua, mengangkut 4.000 porsi ke seluruh Siswa Siswi Sekolah Di Wilayah Kecamatan Simpang Raya .

Baca juga Artikel ini:  Empat Perwira TNI AU Sukses Selesaikan Pendidikan Strategis di AFCC China

Sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola dapur SPPG, dan pengawalan ketat Babinsa memastikan tidak ada kegagalan. Dari TK hingga SMP, dari Kecamatan Simpang Raya, semua anak mendapatkan hak nutrisi berkualitas. “Program MBG di Kecamatan Simpang Raya menjadi model percontohan bagaimana keterlibatan aktif TNI mengakselerasi program strategis nasional,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Baca juga Artikel ini:  Peringatan HUT ke-79 TNI,Kostrad Gelar Upacara di Markas Kostrad

Babinsa Koramil 02/Bunta Koptu Jemi Malota membuktikan tugas mereka melampaui batas teritorial. Mereka adalah garda terdepan dalam memastikan kebijakan pemerintah sampai ke akar rumput. Operasi ini bukan hanya soal mendistribusikan 4.000 porsi makanan, tetapi menanamkan disiplin dan kepastian bahwa generasi penerus bangsa mendapat perhatian penuh negara.

Di tengah program pemerintah yang yang terbaik sekali, Koptu Jemi Malota menampilkan bahwa dengan komando dan eksekusi yang presisi, tidak ada yang mustahil. Harapannya, model ini dapat direplikasi di daerah lain untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.( Koramil 02/Bunta )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *