BATUI,Ragamrajawalinusantara.id. – Untuk mengantisipasi kekeringan dalam program swasembada ketahanan dan pangan, Babinsa Koramil 1308–03/LB mulai melakukan kroscek/pengukuran saluran air di beberapa saluran irigasi yang mengaliri area persawahan milik para petani.
Serasa tak ingin mengalami kegagalan sekaligus penurunan dalam program swasembada tersebut, Danramil 1308–03/Batui Kapten Inf Supartono menghimbau kepada seluruh personel di jajarannya untuk segera turun tangan melakukan pengecekan saluran air di sejumlah saluran irigasi yang mengairi persawahan milik petani binaan masing-masing personel.
“musim kemarau sudah mulai memasuki Batui Selatan, untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan, para personel diharap untuk segera turun tangan melakukan pengecekan ukuran air di seluruh saluran irigasi,”kata Danramil.
Menanggapai himbauan yang diserukan oleh Danramil, para personel, khususnya Koramil 1308–03/Batui bersama beberapa kelompok tani (poktan) di Kecamatan Batui Selatan. Mulai melakukan sweeping bersama ke beberapa saluran irigasi di Desa tersebut.
Kapten Inf Supartono mengatakan, tindakan itu dilakukannya bersama para petani sekitar untuk mengetahui debet/kapasitas air di sepanjang saluran irigasi milik para petani binaannya tersebut. “kita sweeping ke beberapa saluran irigasi di Desa ini. Apalagi sekarang musim kemarau. Untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan, kita lakukan kroscek debet air di sepanjang saluran irigasi ini,”kata Kapten Inf Supartono, Jumat (30/01/2026) Pagi.
Ia menambahkan, debet di beberapa saluran irigasi milik para petani di wilayah tugasnya saat ini masih terlihat baik-baik saja. Bahkan, dengan kondisi debet air dengan tinggi 20-27 cm masih bisa dikatakan mampu untuk menghadapi musim kemarau yang saat ini memasuki kabupaten Banggai.
“beberapa debet saluran irigasi sekitar 20 hingga 27 cm. debet dengan ukuran seperti itu masih mampu untuk menjaga stabilitas pengairan air di persawahan milik petani,”tuturnya.( Koramil 03/Batui )












