Pj Pabung 1308/LB Menghadiri Muscab Ke-4 IBI, Perkuat Sinergi Bidan Untuk Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
0:00
BANGKEP,Ragamrajawalinusantara.id — Pj Pabung 1308/LB Diwakili oleh Serda Harsono. R. Bangunan Mendampingi Bupati Banggai Kepulauan Diwakili Oleh Assisten II Perekonomian Dan Pembangunan, Halimah Umar Hamid. S. SosM embuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-4 cabang Kabupaten Banggai Kepulauan, berlangsung Bertempat Gedung Auditorium Bapeda dan Litbang Kabupaten Bangkep.Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Sekda Touna Alfian Matajeng, Ketua Pengurus Daerah IBI Sulteng, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Bersama Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Tojo Una-Una, Segenap Bidan dan tenaga kesehatan dan seluruh peserta.
Pada kesempatan itu, Assisten II Perekonomian Dan Pembangunan, Halimah Umar Hamid. S. Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah cabang ini merupakan agenda stategis untuk memperkuat peran IBI sebgai organisasi profesi yang menjunjung tinggi kode etik, kompetensi dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada masyarakat.
“Dalam konteks pembangunan daerah, peran bidan sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama berkaitan dengan kesehatan ibu, bayi dan anak,” kata Assisten II Perekonomian Dan Pembangunan.
Assisten II Perekonomian Dan Pembangunan katakan, pemerintah saat ini terus berupaya mendorong percepatan penurunan stunting peningkatan angka keselamatan ibu bersalin serta perluasan akses pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.
“Dalam ikhtiar tersebut, bidan adalah ujung tombak yang bekerja di barisan terdepan dan hadir di desa-desa, puskesmas, fasilitas praktik mandiri dan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, bidan memiliki peran yang bukan hanya teknis medis namun juga sosial edukatif dan Humanis karena bidan berhubungan langsung dengan masyarakat dalam setiap tahap kehidupan produksi.
“Saya mengapresiasi kerja keras bidan selama periode berapa tahun terakhir terutama pada saat kita menghadapi berbagai tantangan kesehatan termasuk masa pasca pandemi dan beragam perubahan sistem kesehatan,” jelasnya.
Muscab ke-4 ini kata Assisten II Perekonomian Dan Pembangunan, adalah momentum untuk melakukan evaluasi menyusun program memperkuat Solidaritas dan memilih pengurusan baru yang mampu membawa Ibl Tojo una-una lebih maju dan profesional.
“Saya berharap musca ini tidak hanya menjadi ajang formalitas namun juga ruang untuk melahirkan gagasan baru penguatan kapasitas serta menjawab kebutuhan layanan Kebidanan di era transformasi sistem kesehatan saat ini, mengingat pentingnya peran bidan dalam menunjang pembangunan manusia pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pembinaan dan dukungan terhadap profesi kebidanan,”harapnya.( Koramil 10/Salakan )













