Aceh Timur: Ragamrajawalinusantara.id_ Tahun 2025 mau usai, tapi perjuangan para korban banjir di Aceh Timur belum selesai. Tapi tenang, ada yang masih ngadepin bareng! Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Matang Pineung justru memilih akhir tahun ini untuk mengirimkan bantuan gizi ke beberapa posko yang masih ada – bukti bahwa “akhir” bisa jadi “awal” bagi yang butuh. Rabu 31/12/2025

“Kalau orang lain ngira akhir tahun itu akhir semua, kami lihatnya sebagai awal untuk mulai lebih baik!” ujar Rahma Yanti, SH, Kepala SPPG Matang Pineung dengan semangat. Dia mengungkapkan bahwa lembaga yang biasanya fokus pada anak sekolah ini tidak mau diam melihat saudara mereka tertimpa musibah – bahkan ketika bantuan pemerintah juga terus berjalan.

Bantuan yang datangnya tidak cuma barang doang, tapi juga rasa peduli yang bikin hati hangat. Masyarakat di posko bahkan terharu sambil bilang, “Wah, masih ada yang ingat kita ya!” Setiap paket bantuan gizi yang diserahkan jadi semacam “kado harapan” untuk mereka yang sedang berusaha bangkit.
Tanpa basa-basi, SPPG Matang Pineung buktikan bahwa solidaritas tidak ada jadwalnya. Akhir tahun ini, mereka buka lembar baru dengan tindakan yang penuh makna – membuktikan bahwa kebaikan bisa muncul kapan saja, bahkan di saat yang kita anggap sebagai “penutup”.













