Cegah Bullying, Koramil 02/Bunta Berikan Sosalisasi Kepada Siswa SMP Negeri 02

0:00

BUNTA,Ragamrajawalinusantara.id — Dalam upaya mencegah kasus perundungan atau bullying yang semakin marak di lingkungan pelajar, Danramil 02/Bunta, Kapten Inf Herman Bersama Anggota Babinsa Memberikan Sosialisasi dan Edukasi tentang anti bullying kepada para pelajar di wilayah binaannya.Bertempat Di Sekolah SMP Negeri 2 Bunta Kabupaten Banggai.Senin (22/09/2025)

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan Di Sekolah SMP Negeri 02 Bunta Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai DiHadiri oleh Kepala Sekolah Bpk Drs. Sunaryo S.pd Bersama Dewan Guru, Danramil 1308-02/Bunta Kapten INF HERMAN Bersama 2 Anggota ,Kapolsek Bunta Ipda Andi Wijanarko Dan Siswa Siswi SMP N BUNTA-+ 300 org.

Baca juga Artikel ini:  Wow...!! Keren dan Trend, Diduga Penggantian Warna Plat Mobil ( kendaraan ) Dinas dari Merah ke Hitam Banyak di Kabupaten Aceh Tamiang

 

 

Pada kesempatan tersebut, Kapten Inf Herman menerangkan bahwa perundungan atau bullying mencakup segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.

 

“Perundungan tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan tanpa kekerasan fisik seperti ejekan, penghinaan, atau perlakuan tidak sopan. Tujuan dari perundungan ini adalah menyakiti korban secara terus-menerus, dan dapat berpotensi membuat korban mengalami trauma dan tekanan psikologis,” ucap Kapten Inf Herman.

Baca juga Artikel ini:  Wujud Nyata Pendampingan Babinsa Bantu Petani Panen Padi Di Desa Binaan

 

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif tanpa adanya gangguan.

 

 

Ditmbahkan Danramil Kapten Inf Herman Bahwa Membenarkan kegiatan tersebut, tujuannya adalah untuk menjelaskan kepada siswa tentang besarnya dampak perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Danramil.

 

Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan siswa-siswi dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa hormat satu sama lain, imbuh Danramil.(Korami

Baca juga Artikel ini:  BABINSA KORAMIL 1311-03/PETASIA PERERAT SILATURAHMI DENGAN WARGA DESA TOWARA PANTAI

l 02/Bunta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *