BANGKEP, Ragamrajawalinusantara.id –Komandan Kodim (Dandim) 1308/Luwuk Banggai Letkol Kav La Ode Azhar Hamid S.H.,M.Han., Mendampingi Kunjungan Dokter Ahli demgan Jumlah 8 orang Mengunjungi Rangka Peninjauan Makanan Gratis Dampak Beberapa Siswa/Siswi yang Keracunan yang sedang dirawat di RSUD Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan pada Sabtu (21/09).
Insiden keracunan makanan ini diduga terjadi akibat konsumsi bahan baku makanan yang dimasak dari Dapur SPPGO. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (17/09) sekitar pukul 17.30 WIB Rangka Peninjauan Makanan Gratis Dampak Beberapa Siswa/Siswi yang Keracunan Bertempat Di RSUD Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan.
Sebanyak 280 Siswa siswi menjadi korban dalam insiden ini, yang terdiri dari Siswa-siswi PAUD ,TK ,SD Sampai SMA Atau Juga Sederajat SMA. Gejala yang dialami meliputi mual, pusing, muntah, dan diare. Dari jumlah tersebut, 280 orang dirujuk ke RSUD Trikora Salakan Mendapatkan perawatan Intensif Di RSUD Trikora Salakan.
Dalam keterangannya, Dandim 1308/LB menyampaikan bahwa dari 8 korban yang dirawat di Pustu Limusnunggal, 5 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara 3 lainnya masih dirawat dengan kondisi yang semakin membaik.
Saat mengunjungi RSUD Trikora Salakan, Dandim menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para korban serta memberikan dukungan moral kepada mereka dan keluarganya. Beberapa korban juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Kodim 1308/Luwuk Banggai serta tim medis yang telah merawat mereka.
“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan pemulihan berjalan lancar,” ujar Dandim.
Selain itu, Dandim juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, terutama yang berasal dari alam atau di acara yang melibatkan banyak orang. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan keluarga kita,” tutupnya.












