BATUI,Ragamrajawalinusantara.
Peninjauan dilakukan pada wilayah Cetak Sawah Rakyat di Kecamatan Batui Selatan yang meliputi Desa Sinorang dan Desa Masing.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan meninjau Desa Sinorang yang memiliki potensi lahan seluas ratusan hektare dengan kondisi kedalaman air sekitar 3,5 meter. Di wilayah ini sudah terdapat aliran sungai besar, sehingga diperlukan pembuatan saluran air sebagai penunjang cetak sawah. Selain itu, wilayah ini jarang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau. Dengan terealisasinya program cetak sawah, diharapkan dapat mengurangi potensi karhutla sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas pertanian padi.
Sementara itu, di Desa Sinorang dan Desa Masing terdapat potensi lahan seluas ratusan hektare yang saat ini masih dalam kondisi terendam air.
Terkait pelaksanaan pekerjaan cetak sawah, disampaikan bahwa saat ini kondisi muka air masih tinggi sehingga menjadi kendala di lapangan. Namun berdasarkan data BMKG, pada bulan Februari air diperkirakan mulai surut. Oleh karena itu, pekerjaan akan dikejar dan dimaksimalkan pada saat kondisi air memungkinkan.
Kasdim 1308/LB Mayor Inf. Selumiel bersama rombongan berharap adanya dukungan dari TNI AD, Pemerintah Daerah dan perusahaan di sekitar lokasi untuk membantu mengalirkan air yang menggenangi lahan ke sungai, sehingga proses pengerjaan cetak sawah dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
“Babinsa dan Perangkat yang terlibat dalam pengawasan di lapangan merupakan mitra yang selalu semangat dan memiliki jiwa petarung,” ujar Kasdim 1308/LB.
Kegiatan ini merupakan bentuk Sinergi Antara TNI, Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, dan Seluruh Pemangku Kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui percepatan Cetak Sawah Rakyat.












