TANGERANG, RRN – Wajah literasi di Kota Tangerang sedang mengalami fase “Renaisans”. Sejak diresmikannya gedung baru Perpustakaan Daerah yang berdiri megah di samping Alun-Alun Kota, gairah intelektual masyarakat meledak dalam angka yang fenomenal. Data kinerja tahun 2025 menunjukkan bahwa perpustakaan bukan lagi sekadar tempat penyimpanan buku, melainkan telah berevolusi menjadi ruang ketiga yang dicintai oleh warga.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, memaparkan data yang menggembirakan pada Selasa (6/1/2026). Lonjakan pengunjung mencapai angka fantastis sebesar 399,4 persen, meningkat drastis dari 7.583 pengunjung di tahun 2024 menjadi 37.869 pengunjung sepanjang tahun 2025.
“Ini adalah bukti nyata bahwa ketika fasilitas publik dikelola dengan sentuhan estetika dan pendekatan humanis, masyarakat akan meresponsnya dengan antusiasme tinggi,” ujar Engkos.
Tak hanya jumlah kunjungan, angka peminjaman buku juga meroket hingga 625,8 persen. Jika pada 2024 hanya tercatat 210 buku yang dipinjam, pada 2025 angka tersebut melambung menjadi 1.523 buku. Hal ini menandakan bahwa literasi telah bertransformasi dari sekadar aktivitas pasif menjadi kebutuhan aktif bagi warga Tangerang.
Gedung baru Perpustakaan Kota Tangerang hadir dengan desain futuristik yang memadukan kenyamanan ruang baca dengan kecanggihan fasilitas modern. DPAD berhasil menciptakan ekosistem inklusif yang melayani seluruh spektrum usia:
- Ruang Anak & Imajinasi: Dirancang khusus untuk menumbuhkan minat baca sejak dini dalam suasana yang ceria.
- Area Komputer & Akses Digital: Memfasilitasi kebutuhan riset dan penguasaan teknologi bagi generasi muda.
- Ruang Diskusi & Pameran: Menjadi pusat inkubasi kreativitas bagi komunitas lokal untuk bertukar gagasan.
Kesuksesan ini melambungkan reputasi DPAD Kota Tangerang di mata nasional. Di bawah nakhoda DPAD yang progresif, institusi ini kini dipandang sebagai teladan dalam pengelolaan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Di mata masyarakat luas, DPAD tidak lagi dianggap sebagai dinas yang kaku, melainkan lembaga yang sangat relatable dan peduli pada peningkatan kapasitas SDM warga. Kehadiran gedung yang strategis di jantung kota—berdampingan dengan Alun-Alun—menegaskan pesan bahwa pendidikan dan hiburan edukatif adalah prioritas utama pembangunan di Kota Tangerang.
Dengan pencapaian ini, nama Kota Tangerang kian harum di level nasional sebagai kota yang sukses mengintegrasikan pendidikan berbasis perpustakaan ke dalam rencana tata ruang kota. Tangerang kini menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal revitalisasi perpustakaan daerah menjadi pusat inovasi yang diminati milenial dan Gen Z.
“Perpustakaan ini adalah milik bersama. Dengan jam operasional yang ramah—termasuk di akhir pekan—kami ingin memastikan setiap warga memiliki akses terhadap jendela dunia,” pungkas Engkos.
Bagi Anda yang merindukan suasana belajar yang tenang namun inspiratif, atau sekadar ingin menikmati arsitektur estetis sambil meresapi ilmu pengetahuan, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang menanti kehadiran Anda setiap hari.(RED)
Jadwal Operasional Perpustakaan Daerah:
- Senin – Jumat: 08.00 – 15.30 WIB
- Sabtu – Minggu: 08.00 – 12.00 WIB
- Lokasi: Samping Alun-Alun Kota Tangerang (Lapangan Ahmad Yani)
- Informasi Lebih Lanjut: Ikuti Instagram @dpadkotatangerang untuk jadwal workshop dan kegiatan komunitas bulanan.
Post Views: 28