Aceh Timur: Ragamrajawalinusantata.id_ Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Nurussalam, Efendi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak terkait pembangunan jembatan Bailey di Gampong Baroh Bugeng. Dukungan dari Presiden Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dandim 0104 Aceh Timur, serta Bupati Aceh Timur menjadi perhatian penting untuk terwujudnya infrastruktur yang dinantikan masyarakat.

“Jembatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai akses ekonomi utama. Sebelumnya, masyarakat menghadapi kesulitan dalam mengangkut hasil produksi dan melakukan aktivitas perdagangan,” ujar Efendi dalam sambutannya.

Jembatan Bailey yang baru dibangun kini menjadi tulang punggung konektivitas wilayah tersebut, memudahkan pergerakan orang dan barang antarwilayah. Namun, kondisi berbeda terjadi di beberapa desa lain di kecamatan yang sama, di mana jembatan-jembatan penghubung masih dalam keadaan rusak dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Gampong Seuneubok Rambong dan Gampong Berandang masih bergantung pada jembatan yang tidak layak pakai, membuat petani kesulitan membawa hasil panen sawit dan komoditas pertanian lainnya ke pasar. Begitu juga dengan jembatan penghubung Gampong Matang Seuleumak dan Gampong Bantayan yang rusak parah, bahkan sulit dilalui oleh kendaraan roda dua.
“Kami berharap pemerintah juga dapat memperhatikan kondisi jembatan-jembatan tersebut di masa depan. Perbaikan atau pembangunan ulang akan memberikan dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas,” harap Efendi.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dapat menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan, sehingga akses ekonomi dapat merata dan mendorong pertumbuhan potensi lokal.













