Apel gelar pasukan ini menjadi simbol kuat sinergitas lintas sektor antara TNI, Polri, Sat PP, BPBD Dan Unsur Masyarakat, dalam memastikan masyarakat dapat merayakan Ibadah Tahun Baru dengan rasa aman, tertib, dan penuh kenyamanan.
Sebanyak 40 personel gabungan disiagakan dalam apel ini, terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD Serta Linmas Kamtibmas. Seluruh rangkaian apel berlangsung tertib, dimulai dari laporan pasukan, penghormatan, penyampaian amanat pimpinan, hingga pembubaran pasukan.
Dalam amanatnya, Danramil 1308–10/Salakan Letda Kav. Rahmad R. Luande menegaskan bahwa kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuatan, tetapi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara dalam memberikan rasa aman.
“Pengamanan Ibadah Tahun Baru adalah tugas bersama. Kami dari Koramil 1308–10/Salakan siap bersinergi dan hadir di tengah masyarakat, bukan untuk menakuti, tetapi untuk melindungi. Harapan kami, pergantian tahun ini dapat dirayakan dengan penuh sukacita, tanpa euforia berlebihan, serta tetap mengedepankan keselamatan dan ketertiban,” tegas Danramil.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing, mematuhi aturan, serta menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi bukti kesiapan wilayah Bantargebang dan Mustikajaya dalam menghadapi dinamika malam pergantian tahun. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, menandai kuatnya kolaborasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang atau Sesudah Tahun Baru 2026.( Koramil 10/Salakan )












