Menanamkan Nilai Anti Narkoba di Kalangan Kadet Muda, Kodim 1308/LB Sosialisasi kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)

0:00

BANGGAI,Ragamrajawalinusantara.id  —  Di tengah derasnya arus modernisasi dan kemajuan teknologi, ancaman narkoba masih menjadi momok yang membayangi masa depan generasi muda. Tidak hanya di perkotaan, pengaruhnya kini menembus batas ruang dan waktu — menjangkau hingga ke sekolah-sekolah dan lingkungan sosial remaja. Dalam konteks inilah, Dandim 1308/LB Diwakili Danramil 1308-04/Kintom Kapten Inf Lamudele Oleh hadir untuk memberikan edukasi dan pembekalan kepada para peserta Latihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Kodam XXIII/Palaka Wira yang dilaksanakan Bertempat Di Lapangan Kompi Senapan-C yonif 714/SM Kec Luwuk Selatan, Kab Banggai.Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak Desember hingga 13 Desember 2025 ini diikuti oleh perwakilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se-kabupaten Banggai. Di balik disiplin dan semangat juang yang ditanamkan melalui pelatihan KKRI, terselip upaya luhur untuk membentuk generasi yang tangguh — bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara moral dan mental.

Dandim 1308/LB Mengutus Dengan Narasumber Utama Danramil 1308-04/Kintom Kapten Inf Lamudele dalam kegiatan ini.

Sebelum penyampaian materi dimulai, Kapten Inf Lamudele
menyampaikan salam dari Para Pendamping dan Pelatih PERSAMI Dan Peserta PERSAMI 200 oran, yang senantiasa menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

Kapten Inf Lamudele memulai materi dengan sebuah analogi sederhana: uang yang diremukkan atau diinjak sekalipun, nilainya tetap berharga. Begitu pula manusia — apa pun keadaan dan tantangan yang dihadapi, kita tetap berharga dan memiliki masa depan yang layak diperjuangkan. Pesan ini saya sampaikan agar para kadet muda menyadari nilai diri mereka dan menolak segala bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan, termasuk Narkoba.

Baca juga Artikel ini:  Dandim 1308/LB Hadiri Pembukaan Pesparawi Ke XLV Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2025

Dalam penjelasan berikutnya, Kapten Inf Lamudele

memaparkan lima faktor yang sering menjadi penyebab seseorang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Rasa sungkan terhadap teman atau karena menghargai teman, rasa penasaran dan beranggapan bahwa sekali pakai saja tidak apa-apa, keinginan mencoba karena punya uang, keyakinan keliru bahwa dirinya merasa bisa mengendalikan dosis, hingga anggapan bahwa Narkoba dapat meningkatkan semangat — semuanya adalah jebakan psikologis yang seringkali berujung pada penyesalan.

Namun, pencegahan tidak hanya berbicara tentang larangan. Pencegahan juga harus mengedepankan pendekatan pembentukan karakter. Karena itu, Kapten Inf Lamudele

Baca juga Artikel ini:  Tingkatkan Kepedulian TNI ,Babinsa Koramil 03/Batui Bantu Warga Perbaiki Jembatan
menekankan enam langkah praktis agar generasi muda dapat terhindar dari bahaya narkoba: memahami bahaya narkoba dengan benar, memilih teman pergaulan yang baik, menjadikan rumah sebagai tempat ternyaman, aktif dalam kegiatan positif, memperkuat iman dan takwa, serta senantiasa berdoa agar dijauhkan dari keburukan.

Antusiasme para peserta luar biasa. Mereka bukan hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi. Di balik seragam KKRI yang tegas dan disiplin, tersimpan semangat ingin tahu yang tinggi dan tekad untuk menjaga diri dari pengaruh buruk narkoba. Kapten Inf Lamudele  memberikan apresiasi berupa hadiah kecil kepada peserta yang berani tampil menjawab pertanyaan, sebagai simbol penghargaan atas keberanian dan semangat belajar mereka.

Kegiatan ini mungkin hanya berlangsung dalam hitungan jam, namun nilai yang ditanamkan di dalamnya bisa menjadi bekal seumur hidup. Karena sejatinya, membentengi generasi muda dari narkoba bukan hanya tugas lembaga pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua — keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan.

Generasi muda adalah aset bangsa. Mereka bukan hanya penerus, tetapi juga penentu masa depan negeri ini. Maka, menjaga mereka berarti menjaga masa depan Indonesia. Dari Lapangan Kompi Senapan-C yonif 714/SM , semangat “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” itu kembali berkobar — Menandakan bahwa perjuangan melawan narkoba tidak pernah berhenti, dan akan terus dilanjutkan oleh generasi muda yang kuat, beriman, dan berkarakter.( Pendim 1308/LB )

Baca juga Artikel ini:  Danrem 132/Tadulako Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Donggala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *