Presiden Prabowo Subianto Pimpin Pemakaman Kenegaraan Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Negara Beri Penghormatan Tertinggi.

0:00

 

Jakarta — Suasana duka menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam pemakaman kenegaraan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Senin (2/3).

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, sarat makna, dan dilaksanakan sesuai tradisi militer yang menjunjung tinggi nilai kehormatan. Di bawah langit yang teduh, pasukan kehormatan berdiri tegap, sementara keluarga almarhum dan para pelayat mengikuti setiap rangkaian prosesi dengan haru. Dentuman salvo yang menggema di kompleks TMP menjadi simbol penghormatan terakhir negara kepada seorang prajurit dan negarawan yang telah mengabdikan hidupnya untuk Indonesia.

Sebagai Irup, Presiden Prabowo memimpin langsung jalannya Apel Persada, sebuah prosesi sakral yang menjadi penghormatan resmi negara atas jasa dan pengabdian almarhum. Kehadiran Presiden tidak hanya mencerminkan penghargaan institusional, tetapi juga penghormatan pribadi kepada sosok Try Sutrisno yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan bangsa, khususnya pada masa-masa penuh dinamika di era 1990-an.

Baca juga Artikel ini:  Perkuat Program P4GN, BNN Gelar Rapat Pimpinan Terbatas Tekankan Pentingnya Kolaborasi.

Try Sutrisno dikenal sebagai figur militer yang meniti karier dari bawah hingga mencapai posisi tertinggi di lingkungan TNI. Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum dipercaya mendampingi Presiden sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998. Dalam kapasitas tersebut, ia memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas nasional di tengah berbagai tantangan politik dan sosial yang dihadapi bangsa saat itu.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan, pembacaan riwayat hidup almarhum, hingga prosesi penurunan jenazah ke liang lahat. Doa-doa dipanjatkan dengan khusyuk, memohon agar segala amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Momen tabur bunga oleh Presiden Prabowo dan keluarga menjadi puncak emosional dari prosesi tersebut, menandai perpisahan terakhir secara kenegaraan.

Baca juga Artikel ini:  Jelang Deklarasi , SCANITY Lampung Gelar Kopdar Konsolidasi

Sejumlah pejabat tinggi negara, jajaran Kabinet, pimpinan TNI-Polri, para purnawirawan, serta tokoh masyarakat turut hadir memberikan penghormatan. Kehadiran mereka memperlihatkan betapa besar jejak dan pengaruh yang ditinggalkan Try Sutrisno dalam perjalanan bangsa. Ia bukan sekadar pejabat negara, melainkan simbol disiplin, loyalitas, dan pengabdian tanpa pamrih.

Di TMP Kalibata, tempat para pahlawan bangsa bersemayam, pemakaman kenegaraan ini menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian memiliki nilai sejarah. Negara hadir untuk memastikan bahwa jasa seorang putra bangsa tidak pernah dilupakan.

Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan keteladanan bagi generasi penerus. Semangat pengabdian, komitmen terhadap persatuan, serta kesetiaan pada konstitusi adalah nilai-nilai yang akan terus dikenang dan menjadi inspirasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga Artikel ini:  Antusias Masyarakat Abung Selatan Rayakan HUT Ke - 79 RI Dengan Karnaval Kebhinekaan

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *