Jakarta Utara – Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading melaksanakan pelantikan pengurus, instruktur, pamong, dan anggota Saka Bakti Husada (SBH) pada Jumat, 19 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Bela Negara. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading dan menjadi momentum penting dalam penguatan peran generasi muda di bidang kesehatan masyarakat.
Hadijah Taufik dari PBNI (Patriot Bela Negara Indonesia) menegaskan bahwa pelantikan ini memiliki makna strategis karena bertepatan dengan Hari Bela Negara. Menurutnya, Saka Bakti Husada merupakan wadah nyata pembentukan karakter pemuda yang tidak hanya peduli kesehatan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa.
“Saka Bakti Husada adalah garda terdepan agen perubahan di masyarakat. Semangat bela negara hari ini diwujudkan melalui pengabdian di bidang kesehatan,” ujar Hadijah Taufik.
Pelantikan ini sekaligus menjadi ajang pemilihan pengurus baru untuk masa bakti lima tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan kesinambungan program pembinaan. Selain itu, Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading juga secara resmi merekrut anggota baru Saka Bakti Husada Angkatan ke-25, guna memastikan proses regenerasi terus berjalan.
Sementara itu, Umaruzamman, M.K.M, selaku Penanggung Jawab Instruktur Krida Saka Bakti Husada Puskesmas Kelapa Gading, menjelaskan bahwa para anggota yang dilantik telah melalui proses pembinaan berjenjang.
“Mereka telah mengikuti Pradidik Dasar (Pradikdas) pada 27–28 November 2025 di Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, kemudian dilanjutkan Dikdas pada 12–13 Desember 2025 di BBPK Ciloto. Ini memastikan anggota SBH siap menjadi agen perubahan di masyarakat,” jelas Umaruzamman.
Ia menambahkan, regenerasi menjadi kunci keberlangsungan Saka Bakti Husada agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat di masa depan.
Dengan pelantikan ini, Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading berharap Saka Bakti Husada semakin aktif berkontribusi dalam promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta penguatan peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah di bidang kesehatan dan bela negara.
Neneng












