BEKASI KOTA – Menjelang waktu sahur Ramadan 1447 H, suasana di depan Kantor Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, sempat dipadati sekelompok remaja yang berencana menggelar balap lari. Aktivitas tersebut dikhawatirkan memicu kerumunan dan berpotensi mengganggu ketertiban serta keselamatan pengguna jalan lainnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Pondok Gede yang berada di bawah naungan Polres Metro Bekasi Kota bergerak cepat menuju lokasi. Respon sigap itu dipimpin langsung oleh Padal Kanit Reskrim, Iptu Gatot, bersama para Bhabinkamtibmas dan unsur TNI dari Koramil setempat.
Turut hadir di lokasi, Bhabinkamtibmas Jatimakmur Aipda Sabto Aji, Bhabinkamtibmas Jatibening Aipda Berthes, serta Bhabinkamtibmas Jaticempaka Bripka Mahmud. Dari unsur TNI, Babinsa Koramil 02 Pondok Gede Serda Arif Budiyanto juga anggota pamwil polres metro Bekasi kota bergabung dalam upaya pengamanan.

Pendekatan yang dilakukan petugas bukanlah tindakan represif, melainkan persuasif dan humanis. Para remaja yang sudah berkumpul diberikan imbauan dengan bahasa yang santun dan edukatif. Petugas menjelaskan bahwa kegiatan balap lari di jalan umum, terlebih menjelang sahur saat arus kendaraan masih melintas, sangat berisiko terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kegiatan seperti ini bisa memicu keribkutan, bahkan kecelakaan. Lebih baik manfaatkan waktu Ramadan untuk kegiatan yang positif,” demikian pesan yang disampaikan aparat kepada para remaja.
Dengan pendekatan dialogis, suasana tetap kondusif. Tidak ada gesekan maupun tindakan keras. Para remaja akhirnya membubarkan diri secara tertib dan kembali ke rumah masing-masing. Kehadiran aparat gabungan juga memberikan rasa aman bagi warga sekitar yang tengah beristirahat maupun bersiap santap sahur.
Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen Polsek Pondok Gede dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan. Sinergi antara Polri dan TNI di wilayah Pondok Gede menunjukkan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Warga pun mengapresiasi tindakan humanis aparat yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga mengedepankan pembinaan terhadap generasi muda. Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan menjaga harmoni di tengah masyarakat.
Ancha













