Sosok Peduli di Tengah Bencana: Kades Sukakersa Sekaligus Ketua DPC APDESI Sukabumi Turun Tangan Bantu Korban Longsor.

0:00

 

SUKABUMI – Di tengah ancaman bencana tanah longsor yang melanda wilayah Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, sosok Kepala Desa Sukakersa yang juga Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, H. Deden Deni Wahyudi, SE, tampil di garis depan menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya.

Tanpa menunggu lama setelah kejadian longsor yang menutup akses jalan dan mengancam permukiman, ia langsung turun ke lokasi. Dengan mengenakan perlengkapan sederhana, H. Deden terlihat memimpin langsung penanganan di lapangan, memastikan kondisi warga aman sekaligus mengoordinasikan langkah darurat.

Baca juga Artikel ini:  Warga Madat Sambut Nektu-Amad Leumbeng Dengan Pertunjukkan Rapai

Kehadirannya bukan sekadar simbol jabatan. Ia berbaur dengan masyarakat, berdialog langsung dengan warga terdampak, serta ikut menggerakkan gotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses warga.

Sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, perannya juga terlihat dalam menggalang solidaritas antar kepala desa. Ia mendorong sinergi dan kepedulian lintas wilayah agar penanganan bencana tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama,” menjadi prinsip yang dipegang teguh dalam setiap langkahnya di lapangan.

Aksi cepat tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Di tengah kondisi sulit, kehadiran pemimpin yang langsung turun tangan memberikan rasa aman sekaligus harapan bagi warga untuk bangkit.

Baca juga Artikel ini:  Babinsa Koramil 03/Batui Laksanakan Pengamanan Ibadah Tutup Tahun 2025 di Gereja Jemaat Per.Efrata

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kebutuhan mendesak seperti terpal, material bangunan, dan bronjong masih sangat dibutuhkan guna mengantisipasi dampak lanjutan.

Bagi warga Sukakersa, sosok H. Deden Deni Wahyudi bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga figur yang hadir di saat paling dibutuhkan—saat bencana datang tanpa peringatan.

 

 

Dede

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *