Polri  

Di Bawah Mendung Jalan Ahmad Yani, Kepedulian Polantas Menjadi Cahaya.

0:00

 

Kota Bekasi — Langit mendung menggantung di atas Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Arus lalu lintas yang biasanya padat kini semakin tersendat. Klakson bersahutan, roda kendaraan merayap perlahan, dan di salah satu sisi jalan, sebuah truk besar terhenti tak berdaya.

Ban kiri Depan-nya bocor, membuat sang pengemudi hanya bisa menepi dengan wajah cemas, pasrah menghadapi situasi yang bisa berdampak panjang bagi pengguna jalan lainnya.

Di tengah kondisi itulah sosok Bripka Imam Fauzi, personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota, hadir.

Bukan dengan nada tinggi atau peluit yang memecah kebisingan, melainkan dengan langkah tenang dan hati yang peka. Melihat kondisi tersebut, beliau segera menepi, menghampiri truk yang bermasalah, dan menyapa sang pengemudi dengan senyum penuh empati.

Baca juga Artikel ini:  Satlantas Polres Aceh Tamiang Berikan Teguran Secara Humanis Kepada Para Supir Truck Yang Parkir di Badan Jalan

Tanpa ragu dan tanpa sungkan, Bripka Imam Fauzi langsung mengambil inisiatif. Seragam dinas yang dikenakannya tak menjadi penghalang untuk berbuat lebih. Ia mengeluarkan dongkrak, membantu mengendurkan baut, lalu bersama sang sopir mengangkat dan mengganti ban truk yang bocor.

Tangan-tangan yang biasanya mengatur lalu lintas kini bekerja keras, berlumur debu dan keringat, demi memastikan kendaraan itu dapat kembali melaju dengan aman.

Sementara itu, arus lalu lintas perlahan mulai terurai. Pengguna jalan yang melintas menyaksikan sebuah pemandangan sederhana namun sarat makna: seorang anggota polisi yang turun langsung membantu masyarakat, tanpa memandang jabatan, tanpa menunggu perintah. Sebuah bentuk pengabdian nyata yang sering luput dari sorotan, namun sangat dirasakan dampaknya.

Baca juga Artikel ini:  Kapolres Aceh Tamiang Tegaskan Komitmen Jaga Netralitas dalam Pilkada 2024

Bagi sang pengemudi truk, bantuan tersebut bukan sekadar mengganti ban. Itu adalah pertolongan di saat genting, penguat semangat di tengah tekanan pekerjaan, serta bukti bahwa negara hadir melalui sosok polisi yang humanis dan peduli. Ucapan terima kasih terucap tulus, diiringi rasa haru dan hormat.

Aksi Bripka Imam Fauzi hari itu menjadi cerminan nilai luhur pengabdian Polri. Bahwa tugas kepolisian bukan hanya menegakkan aturan, tetapi juga melayani dan melindungi dengan hati. Di bawah langit mendung Jalan Ahmad Yani, kepedulian itu menjelma menjadi cahaya, mengalirkan kelancaran lalu lintas sekaligus menyalakan kepercayaan masyarakat.

Pengabdian seperti inilah yang memperkuat ikatan antara Polri dan masyarakat. Sebuah teladan bahwa di balik seragam, ada nurani; di balik kewenangan, ada ketulusan untuk membantu sesama.

Baca juga Artikel ini:  Jaga Ketertiban, Polisi Lakukan pengaturan Arus lalu lintas dan Himbauan di pos Pantau Wisata Gunung Salak

 

 

Yusup Bahtiar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *