Sukabumi — Ruas Jalan Parungkuda–Pakuwon di Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) dilaporkan tidak berfungsi selama berbulan-bulan, bahkan di beberapa titik belum tersedia sama sekali. Kondisi ini memicu keresahan warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Minimnya penerangan membuat suasana jalan menjadi gelap total saat malam hari. Selain mengganggu kenyamanan berkendara, situasi ini juga meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal, terutama di titik-titik yang sepi.
Ujang (34), pengguna jalan, mengaku kerap merasa khawatir saat melintas di malam hari.
“Kalau malam gelap sekali, apalagi di beberapa titik tidak ada lampu sama sekali. Takut ada begal atau kecelakaan, karena jarak pandang sangat terbatas,” katanya, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sedikitnya lima titik PJU tidak menyala. Titik tersebut berada di sepanjang jalur mulai dari pertigaan Batu Kacapi, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, hingga kawasan Gapura Pamatutan di Jalan Raya Pakuwon. Kondisi ini diperparah dengan tingginya mobilitas kendaraan, terutama pada malam hari.
Warga menilai jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa wilayah, sehingga keberadaan penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan serta penambahan PJU di titik-titik rawan.
Sementara itu, Kepala Bidang UPTD Dinas Perhubungan, Uus Iskandar, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan mengajukan pemasangan PJU di titik rawan yang dimaksud. Ia juga meminta kejelasan lebih lanjut terkait lokasi yang dianggap prioritas.
Untuk lampu yang mengalami kerusakan, perbaikan disebut akan segera dilakukan. Namun, proses tersebut saat ini terkendala karena kendaraan operasional masih dalam tahap perbaikan.
Warga berharap pemerintah tidak menunda penanganan persoalan ini. Mereka menilai, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar demi menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat pengguna jalan.
Kontributor : Dede












