Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Pimpinan DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH dan Muhamad Nur, SE menyambut kedatangan sekaligus melaksanakan prosesi _peusijuek_ terhadap Kapolda Aceh dan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Kuala Simpang.
Kunjungan kerja Kapolda Aceh kali ini difokuskan pada peninjauan pembangunan hunian tetap Polri di Dusun Kelapa Sari, Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda. Sementara Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, meninjau pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Lestari yang digagas Bhayangkari untuk ketahanan pangan keluarga pasca bencana.[Huntap][P2L]
Rangkaian kegiatan ditutup dengan silaturahmi dan pertemuan bersama Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang di Pendopo Bupati.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM menyampaikan keprihatinan atas dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang.
“Kabupaten Aceh Tamiang mengalami dampak paling parah dengan jumlah penduduk 390 ribu jiwa dan masyarakat yang terdampak sebanyak 300 ribu. Masya Allah, angkanya luar biasa,” ujar Kapolda.
Irjen Marzuki menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat. “Insya Allah, kita saling bahu membahu dan berkolaborasi untuk membantu masyarakat dan percepatan pembangunan di sini,” tegasnya.
Pimpinan DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH menyambut baik perhatian dan dukungan Kapolda Aceh beserta jajaran. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan Aceh Tamiang pasca bencana.
Program Huntap Polri dan P2L Bhayangkari diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga di wilayah yang paling parah terdampak.


