Sosial  

Sorotan Tajam untuk Para Camat: Di Mana Kepedulian terhadap PSM?

0:00

Ragamrajawalinusantara.id – Kota Bekasi.

Di tengah semarak peringatan HUT PSM ke-51 Kota Bekasi, ada satu hal yang tidak luput dari perhatian, yakni minimnya kehadiran para camat. Padahal, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) merupakan mitra pemerintah yang setiap hari berada di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial tanpa mengenal waktu.

Ketika warga membutuhkan pendampingan, PSM hadir. Saat terjadi persoalan sosial, PSM turun ke lapangan. Ketika pemerintah memerlukan tangan-tangan yang bekerja langsung di masyarakat, PSM menjadi salah satu ujung tombaknya.

Baca juga Artikel ini:  Penitipan Aset WNA Karl Heinrich Jochem Kepada Anak Angkatnya di Bandar Lampung

Ironisnya, pada momentum penghargaan terhadap pengabdian para pekerja sosial yang telah memasuki usia ke-51 tahun, tidak semua pimpinan wilayah terlihat hadir. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan peserta mengenai sejauh mana perhatian dan penghargaan terhadap para relawan sosial yang selama ini menjadi mitra kerja pemerintah.

Kehadiran seorang camat dalam acara seperti ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Lebih dari itu, kehadiran merupakan simbol penghormatan, dukungan moral, dan pengakuan atas dedikasi para PSM yang selama puluhan tahun bekerja untuk masyarakat.

Baca juga Artikel ini:  Bakti Sosial Untuk Negeri, RSUD Koja Jakarta Utara, Masyarakat Alam Gumati (MAG) dan Patriot Bela Negara

Sudah saatnya seluruh kecamatan memberikan perhatian yang lebih nyata kepada PSM. Sebab, membangun kesejahteraan sosial bukan hanya tugas para pekerja sosial, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah.

Momentum HUT PSM hendaknya menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap pengabdian tidak cukup diwujudkan melalui ucapan, melainkan juga melalui kehadiran dan dukungan nyata.

 

Yusup Bahtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *