Aceh Timur: Ragamrajawalinusantara.id_ Dalam upaya memastikan pelayanan pemulihan gizi berjalan optimal dan aman, digelar kegiatan Temu Rahmah antara Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh Timur bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemulihan Gizi. Kegiatan ini berfokus pada monitoring dan evaluasi pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemulihan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh 55 Kepala Dapur SPPG yang mewakili seluruh wilayah, dari total 24 kecamatan yang ada di Aceh Timur.
Acara diawali dengan kata sambutan dari Panitia Pelaksana, Fahrul Razi, SH. Dalam ucapannya, ia menyampaikan harapan agar pertemuan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, menyelesaikan kendala di lapangan, serta memperkuat sinergi antar pengelola SPPG.

Selanjutnya, sambutan sekaligus arahan penting disampaikan oleh Korwil Aceh Timur, Adelia Yolanda, S.Si. Ia menekankan agar setiap dapur SPPG senantiasa waspada dan menjaga standar pelayanan:
“Saya berpesan agar seluruh Kepala Dapur menjaga kebersihan dapur dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada temuan yang memicu Kejadian Luar Biasa (KLB), karena hal itu bisa berakibat fatal hingga dapur terpaksa ditutup. Jangan abaikan hal-hal kecil, karena temuan yang dianggap sepele bisa berubah menjadi masalah besar yang menghambat pelayanan gizi bagi warga yang membutuhkan.”
Ia juga menambahkan bahwa evaluasi berkala ini bertujuan menjamin kualitas pelayanan, ketepatan penyediaan makanan bergizi, serta akurasi pendataan agar manfaat program SPPG dirasakan merata hingga ke gampong-gampong.
Kehadiran para Kepala Dapur dari berbagai pelosok kecamatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menekan angka masalah gizi sekaligus menjaga keamanan dan keberlangsungan pelayanan pemulihan gizi di Aceh Timur.












