Bupati Aceh Tamiang resmikan 200 Hunian Tetap dari Yayasan Buddha Tzu Chi bagi Korban Bencana

0:00

Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., meresmikan dan menerima serah terima 200 unit Rumah Hunian Tetap (Huntap) bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Peresmian dilaksanakan di lokasi Huntap Tanjung Seumentoh Kec. Karang Baru pada Rabu (15/7/26).

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan serta segenap relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang.

“Bantuan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun budaya”, ujar Bupati.

Baca juga Artikel ini:  Plt Sekda Lepas 190 Mahasiswa KKN UNUSU, Dukung Pemulihan dan Pembangunan Aceh Tamiang

Ucapan selamat tak lupa diucapkan Bupati Armia kepada para penerima manfaat. Bupati Armia berpesan kepada mereka untuk merawat dan memelihara Huntap dengan baik.

“Jadikanlah tempat ini menjadi tempat yang aman, nyaman, penuh keberkahan serta menjadi awal bagi kehidupan yang lebih sejahtera”, Pesan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus melanjutkan proses pemulihan pascabencana, baik melalui penyediaan hunian, pembangunan infrastruktur, pemulihan layanan pendidikan dan kesehatan maupun penguatan ekonomi masyarakat.

Baca juga Artikel ini:  Hari Sumpah Pemuda ke-97, Perwosi Bangkitkan Semangat Bergerak dan Hidup Sehat di Aceh Tamiang

Puncak acara yaitu penyerahan kunci hunian secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang kepada masyarakat serta penyerahan isi hunian oleh Unsur Forkopimda kepada masyarakat. Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan rumah hunian.

Turut hadir dalam peresmian tersebut unsur Forkopimda Aceh Tamiang, jajaran pejabat Pemkab setempat, perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, tokoh masyarakat, serta ratusan warga penerima manfaat. Pemkab Aceh Tamiang berharap sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat terus terjalin untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *