Tapaktuan: Ragamrajawalinusantara.id_ Aktivis Sosial asal Aceh Selatan, Jeni Saputra, mendorong Gubernur Aceh Muzakir Manaf untuk mempertimbangkan Muntasir AG, yang akrab disapa Panglima Age, sebagai calon Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) menggantikan Mawardi Nur.
Jeni Saputra menilai pergantian kepemimpinan di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Aceh tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme dan tata kelola perusahaan.
“PT PEMA ini mutlak milik Pemerintah Aceh. Perannya sangat vital sebagai instrumen pembangunan, investasi, dan pengelolaan energi. Karena itu, harus dipimpin oleh figur yang punya kapasitas manajerial, integritas, dan legitimasi di masyarakat,” kata Jeni Saputra kepada Tribun, Kamis (8/8/2026).
Menurut Jeni, sosok Muntasir AG memiliki kombinasi pengalaman lapangan dan kemampuan manajerial. Ia saat ini diketahui menjabat sebagai Panglima Daerah I, dengan rekam jejak memimpin organisasi besar yang mengedepankan disiplin dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami memandang Pak Muntasir AG sebagai figur yang tepat. Kemampuan komunikasi yang baik dan pengalaman memimpin organisasi besar menjadi nilai tambah,” ujarnya.
Jeni menambahkan, latar belakang kepemimpinan berbasis komando diyakini dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas di PT PEMA, sehingga berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Branding kepemimpinan beliau sejalan dengan visi Aceh Mulia. Komitmen dan rasa memiliki terhadap Aceh sangat kuat pada diri Pang Age,” katanya.
Ia menegaskan, pernyataannya tersebut murni sebagai bentuk kepedulian masyarakat sipil terhadap masa depan BUMD strategis Aceh, tanpa muatan kepentingan politik praktis.
“Kami hanya ingin PT PEMA dipimpin oleh putra terbaik daerah yang mampu bekerja untuk kemajuan Aceh. Jika Gubernur merekomendasikan beliau, kami menilai itu keputusan yang tepat demi keberlanjutan pembangunan Aceh,” tutup Jeni.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Aceh maupun manajemen PT PEMA terkait proses seleksi Direktur Utama yang baru.












