Aceh Timur: Ragamrajawalinusantara.id_ Panglima GAM Sagoe Awee Duek mengimbau masyarakat Aceh Timur agar senantiasa mengutamakan faktor keselamatan dalam perjalanan serta mengikuti arahan ulama dan pemuka agama. Imbauan tersebut disampaikan bersempena dengan peringatan 21 tahun perdamaian Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang diisi dengan kegiatan zikir dan tolak bala. Jumat 14/08/2026
Panglima yang akrab disapa Pang Budi tersebut juga berpesan secara khusus kepada seluruh jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) yang menghadiri acara zikir dan doa bersama biar cita-cita masyarakat Aceh terpenuhi.
Langkah ini ditekankan agar para jamaah dapat fokus sepenuhnya pada rangkaian ibadah zikir dan doa bersama.
Dalam arahannya, ia berharap kegiatan doa bersama ini menjadi momentum untuk memohon kesejahteraan dan kemajuan pendidikan bagi masyarakat Aceh dan Indonesia secara keseluruhan.
“Kami memohon kepada Allah SWT agar ke depannya kehidupan masyarakat Aceh pada umumnya, serta Indonesia, bisa hidup lebih sejahtera hingga mendapat pendidikan yang lebih layak, baik itu pendidikan agama maupun pendidikan formal,” ujar Pang Budi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sekitar 20 kendaraan roda empat dari wilayah Sagoe Julok telah bertolak menuju Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, untuk mengikuti prosesi zikir dan doa bersama tersebut secara khidmat.













