Pemkab Aceh Tamiang Dorong Pemulihan Ekonomi Warga lewat Ekraf Peduli

0:00

Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui Program Ekraf Peduli. Program ini mendorong masyarakat kembali produktif melalui pelatihan ekonomi kreatif.

Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Ruang Kreatif Merah Putih (RKMP) Digitalisasi Konten yang diikuti 40 peserta di Aula Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (11/9/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membuka peluang ekonomi baru melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menekankan pentingnya para kreator memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan konten yang positif, kreatif dan berkualitas, sekaligus mengangkat potensi serta kearifan lokal dan membangun citra Aceh Tamiang.

Baca juga Artikel ini:  Bupati Aceh Tamiang Temui Mendes PDT, Usulkan Pembangunan Jalan hingga Kantor Desa

Menurut Bupati, penguatan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat bangkit dan mandiri setelah bencana, sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Pusat merupakan arahan Presiden untuk mendukung program Bupati dalam membangkitkan perekonomian Aceh Tamiang.

“Di zaman digital ini, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi untuk menciptakan peluang kerja dan mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini:  Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi Tunjuk Syuibun Anwar Jadi Plt. Sekda Aceh Tamiang

Ia juga mendorong generasi milenial dan Gen Z untuk memanfaatkan sektor ekonomi kreatif yang menawarkan pola kerja lebih fleksibel.

Melalui Ekraf Peduli, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap pemulihan pascabencana dapat berlangsung secara menyeluruh, dengan memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung pemulihan psikososial, memberikan ruang kreativitas bagi generasi bangsa, serta menjaga kearifan lokal sebagai kekuatan daerah.

Kegiatan turut dihadiri staf Kementerian Ekonomi Kreatif beserta jajaran, unsur Forkopimda, kepala SKPK terkait, peserta pelatihan dan undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *