Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Debit air Sungai Kaloy di sejumlah wilayah Kecamatan Tamiang Hulu mulai surut. Meski demikian, Polsek Tamiang Hulu terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi banjir guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kapolsek Tamiang Hulu, IPTU Agus Rahmanto, S.H., bersama personel melaksanakan koordinasi dan monitoring wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tamiang Hulu dan Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (12/10/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air di sejumlah desa bantaran Sungai Kaloy mulai mengalami penurunan. Namun, cuaca yang masih mendung di wilayah Tamiang Hulu menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kondisi debit air.
Pemantauan di Kecamatan Tamiang Hulu meliputi Desa Kaloy, Perkebunan Pulau Tiga, Bandar Khalifah, dan Rongoh. Sementara di Kecamatan Bandar Pusaka, monitoring dilakukan di Desa Babo dan Pengidam.
Di Desa Kaloy, banjir sebelumnya merendam sejumlah rumah warga di Dusun Simpang Tiga, Dusun Tanjung Mulia, dan Dusun Rantau Mayang. Sejumlah perabotan rumah tangga dilaporkan terdampak akibat genangan air.
Kabar baik datang dari Desa Perkebunan Pulau Tiga dan Desa Bandar Khalifah. Air banjir di kedua wilayah tersebut dilaporkan telah surut sehingga warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.
Namun, kondisi berbeda masih terjadi di Desa Rongoh. Genangan air masih mencapai sekitar 80 sentimeter, sementara akses menuju desa tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk sementara, mobilitas warga hanya dapat dilakukan menggunakan perahu atau sarana transportasi air lainnya.
Di Kecamatan Bandar Pusaka, banjir dilaporkan berdampak pada sekitar 20 rumah warga di Dusun Salam, Desa Babo. Sementara itu, genangan di Dusun Suka Jaya, Desa Pengidam, mulai surut. Warga di kedua wilayah tersebut masih bertahan di rumah masing-masing.
Dalam kegiatan monitoring, personel Polsek Tamiang Hulu berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan debit air dan kondisi masyarakat. Perangkat desa juga diminta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau tetap waspada, mengamankan barang berharga serta dokumen penting, dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila kondisi banjir kembali meningkat.
Polsek Tamiang Hulu menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat koordinasi dengan perangkat desa. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir susulan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Debit air mulai surut menjadi kabar baik, tetapi kewaspadaan tetap menjadi kunci. Masyarakat diharapkan tidak lengah hingga kondisi benar-benar aman.
POLRI BERSAMA MASYARAKAT — MELINDUNGI, MENGAYOMI, DAN MELAYANI.
Sumber: Humas Polres Aceh Tamiang













