ragamrajawalinusantara.id – Aceh Tamiang | Respons cepat dan kepedulian terhadap laporan masyarakat kembali ditunjukkan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tamiang, Juanda, S.IP. Menindaklanjuti laporan warga terkait kebocoran pipa sambungan rumah (SR) di Dusun Lalang, Desa Mekar Jaya, penanganan langsung dilakukan hingga perbaikan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 jam.
Laporan tersebut disampaikan seorang warga melalui pesan WhatsApp langsung kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Tamiang pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 21.00 WIB. Warga melaporkan adanya pipa yang putus dan mengakibatkan air mengalir cukup deras.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak Perumda bergerak cepat dengan mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan di lokasi. Hasilnya, kebocoran pipa berhasil ditanggulangi pada Rabu (28/10/2026) pagi, sekitar pukul 08.40 WIB.
Kecepatan penanganan ini menjadi bukti pentingnya komunikasi yang responsif antara masyarakat dan penyedia layanan publik. Laporan warga yang disampaikan secara langsung dapat menjadi dasar bagi petugas untuk segera mengidentifikasi permasalahan dan melakukan tindakan perbaikan.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Tamiang, Juanda, S.IP., membenarkan bahwa perbaikan pipa yang bocor tersebut telah selesai dilaksanakan oleh petugasnya.
“Petugas kami telah berhasil menanggulangi kebocoran. Terima kasih atas laporan yang telah disampaikan masyarakat. Pekerjaan sudah selesai dilakukan,” ujar Juanda.
Menurutnya, putusnya pipa tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas alat berat jenis excavator yang sedang melakukan pekerjaan pengorekan parit di sekitar lokasi. Meski demikian, penyebab tersebut masih berupa dugaan berdasarkan kondisi di lapangan.
Penanganan cepat ini sekaligus menegaskan pentingnya responsivitas dalam pengelolaan pelayanan air minum kepada masyarakat. Gangguan pada jaringan perpipaan tidak hanya berpotensi menimbulkan kehilangan air, tetapi juga dapat menghambat kelancaran distribusi apabila tidak segera ditangani.
Dalam konteks pelayanan publik, kecepatan merespons laporan merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan, tindak lanjut yang terukur, serta komunikasi yang terbuka menjadi unsur yang menentukan kualitas pelayanan perusahaan daerah.
Perumda Air Minum Tirta Tamiang diharapkan terus memperkuat pola pelayanan yang cepat, tanggap, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, termasuk dengan mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan jaringan air di lingkungan masing-masing.
Peristiwa di Dusun Lalang, Desa Mekar Jaya, ini menjadi pengingat bahwa sinergi antara masyarakat dan pengelola layanan publik memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pelayanan air bersih.
Respons cepat, tindakan nyata, dan komunikasi yang baik menjadi fondasi pelayanan publik yang profesional serta semakin dekat dengan masyarakat.














