Polri  

Tegakkan Disiplin Lalu Lintas: Satlantas Pijay Tindak 125 Pelanggar dalam Operasi Zebra Seulawah

0:00

Pidie Jaya – Ragamrajawalinusantara.id | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pidie Jaya berhasil menindak sebanyak 125 pelanggar selama pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah 2024 yang berlangsung selama 10 hari. Operasi ini akan terus dilanjutkan hingga Minggu, 27 Oktober 2024.

Selain penindakan, operasi ini juga difokuskan pada pencegahan kecelakaan serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berkendara.

Kasat Lantas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Hariadi, menjelaskan bahwa pihaknya juga mengamankan enam unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar oleh anak di bawah umur yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca juga Artikel ini:  Personel Bhabinkamtibmas Desa Seuneubok Dalam Mesjid Monitoring dan Lakukan Pengamanan Penyaluran BLT-DD

“Sebanyak 125 pelanggar kami tindak, dan enam sepeda motor balap liar sudah kami amankan. Operasi ini bertujuan untuk menekan potensi kecelakaan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas,” ungkap AKP Mahruzar, Kamis, 24 Oktober 2024.

Operasi Zebra yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini menargetkan peningkatan disiplin masyarakat terhadap aturan lalu lintas. “Alhamdulillah, selama operasi berlangsung, tidak ada kecelakaan di wilayah Pidie Jaya,” tambahnya.

Selain penindakan, Satlantas juga memberikan edukasi kepada pengendara tentang pentingnya membawa dokumen lengkap, seperti SIM dan STNK. Masyarakat diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku.

Baca juga Artikel ini:  Jelang Penghitungan Ulang Surat Suara Pleton Dalmas Polres Pidie Jaya Intensifkan Latihan Dalmas

Mahruzar menekankan bahwa Satpas Pidie Jaya kini melayani penerbitan SIM C1 bagi pengendara sepeda motor berkapasitas mesin di atas 250 cc.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui AKP Mahruzar berharap Operasi Zebra kali ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berkendara.

“Dengan operasi ini, mari kita wujudkan budaya lalu lintas yang tertib dan aman demi keselamatan bersama,” tutup AKP Mahruzar.

Melalui intensifikasi penindakan dan edukasi, Polres Pidie Jaya berharap dapat menciptakan keamanan lalu lintas yang berkelanjutan menjelang Pilkada 2024.**(Red)

Baca juga Artikel ini:  Anggota DPRA Kritik Asas Dominus Litis dalam RKUHAP: "Berpotensi Timbulkan Ketidakpastian dan Lemahkan Peran Polri"

Sumber: humas polres Pidie jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *