LANGSA- Ragamrajawalinusantara.id | Menjelang semakin dekatnya masa jabatan ketua umum Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN), karyawanan PTPN I Regional VI yang menjadi wadah organiasi serikat dalam membentuk ruang diskusi dan demokrasi yang bermartabat seta memberikan kesetaraan bagi seluruh karyawan dan kader yang memiliki potensi serta integritas yang baik tanpa adanya pembatasan ruang untuk dapat berkompetisi dalam meraih posisi sebagai ketua umum sebagai komitmen aspirasi demokrasi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalitas dan transparansi yang bermartabat.
Kamis (26/02/2026, salah seorang ketua unit SP-BUN PTPN I Regional VI saat ditemui awak media di Langsa sambil berdiskusi tentang kondisi Serikat Perkerja Perkebunan (SP-BUN) harapannya pemimpin SP-BUN kedepannya mampu Mewujudkan serikat pekerja yang transparan, responsif, dan benar-benar memperjuangkan kesejahteraan anggota sebagai penghubung kesinergian antara hak dan kewajiban para karyawan dengan manajemen sesuai nilai Perusahaan Sehat Karyawan Sejahtera dengan membangun kemitraan yang strategis.
Dengan adanya momentun ini harapannya akan terjadi sebuah regenerasi yang baik bukan hanya sekedar pergantian figur baru, melainkan terjadi proses mekanisme pemilihan yang sah, transparan serta demokratis sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” paparnya.
Dengan munculnya wajah baru dalam kompetisi memperebutkan posisi ketua umum Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN) dengan membawa visi dan misi yang lebih visioner menjadi cerminan bahwa adanya harapan bangkitnya organisasi kearah lebih baik, beliau menyebutkan salah satunya adalah (MF dan AgH), serta beberapa kader internal yang memiliki integritas baik seperti Abdul Khalid, M. Yacob, Nanda, Armiadi dan Taufik yang memiliki potensi besar dalam memperebutkan posisi ketua umum,namun tidak menutup kemungkinan adanya calon-calon lain yang siap berkompetisi memperebutkan posisi tersebut.
Hal ini menunjukan bahwa Organisasi Serikat memiliki banyak kader yang berintegritas, unggul serta sangat pantas untuk diberikan ruang dan kesempatan yang sama dalam proses pemilihan kepemimpinan Serikat kedepannya.
Menurutnya,”kami meyakini bahwa SP-BUN akan semakin tangguh dan berintgritas apabila proses regenerasi kepemimpinan dijalankan secara transparan, adil, partisipatif dengan taat aturan sehingga menunjukan martabat organisasi yang elegan dan profesional yang mampu melahirkan sosok pemimpin berintegritas legistimasi kuat, diterimah oleh seluruh anggota serta membawa organisasi dan perusahaan menuju solidaritas yang kuat dalam membangun kebijakan yang strategis,”tandasnya.
Diakhir diskusi, beliau menyampaikan harapan yang sangat besar kepada para pemangku kepentingan agar organisasi ini dapat menjalankan mekanisme pemilihan sesuai AD/ART sehingga dapat menghindari praktik pengkondisian yang berpotensi menurunkan integritas profesioanal personil dalam mengedepankan demokrasi internal, menyebabkan ruang dialog dan aspirasi menyempit, dan kami percaya SP-BUN adalah organisasi besar dan kuat, bermartabat dalam perbedaan tetap setia menjaga aturan berjalan sesuai AD/ART sehingga visi-misi serikat dalam melahirkan para pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas, jujur, solid dan profesional demi kemajuan perusahaan serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.**(Red)











