Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Di balik semangat 695 siswa/siswi SMP Negeri 1 Karang Baru menuntut ilmu, tersimpan potret pendidikan yang memilukan. Mereka belajar lesehan di lantai,dengan sebagian asbes yang jebol dan bangunan yg lusuh bekas banjir.
Yang lebih menyayat hati, puluhan siswa terpaksa duduk bersila di lantai semen yang dingin. Meja dan kursi yang tersedia tidak mencukupi dan kurang layak dan sebagian sudah rusak terkena banjir
“Kadang punggung sakit, Pak. Tapi kalau tidak duduk di lantai, tidak dapat tempat,” ucap , siswa dengan mata berbinar tetap penuh semangat.
Kepala sekolah SMPN 1 Karang Baru ,Edi Wahyudi S.Pd, M.M., hanya bisa menghela napas saat menunjukkan kondisi sekolahnya.
Saat di konfirmasi oleh beberapa awak media ke sekolah SMPN 1 karang baru 12/05/2025
Meski fasilitas jauh dari kata layak, prestasi siswa SMPN 1 Karang Baru tidak pernah padam.
Kini, seluruh warga sekolah menaruh asa pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para wakil rakyat di DPRK Aceh Tamiang, DPR Aceh, dan DPR RI. Mereka berharap kondisi SMPN 1 Karang Baru bisa diprioritaskan dalam APBK maupun APBN 2026 melalui dana aspirasi atau DAK Pendidikan.
” Kami mohon bantuannya dari semua pihak khususnya pemerintah agar pendidikan dan pembelajaran yg dilakukan dapat berjalan normal dan nyaman.” Ucap Kepala sekolah SMPN 1 Karang Baru ,Edi Wahyudi S.Pd, M.M
Karena di atas lantai yang dingin itu, ada 695 siswa/siswi SMP Negeri 1 Karang Baru mimpi yang sedang diperjuangkan. Jangan biarkan cita-cita mereka runtuh bersama asbes yang jebol. Satu tindakan hari ini, menyelamatkan satu generasi esok hari.












