SINERGI PUNCAK KEPEMIMPINAN! Pangdam XXIII/Palaka Wira, Gubernur Sulteng, dan Bupati Sigi Turun Langsung Tinjau Zona Merah Gempa Di Sigi

0:00

PALU,Ragamrajawalinusantara.id —  Kepemimpinan yang tangguh ditunjukkan melalui kehadiran di lapangan. Pada Selasa (17/6/2026), Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, bersama Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H Anwar Hafid. M, S.i. dan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenai, S.Sos, M.Si, melaksanakan peninjauan langsung (direct inspection) ke wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi.

Kunjungan tingkat tinggi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata para pemimpin daerah untuk memastikan bahwa penanganan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Rombongan pimpinan daerah mengawali kegiatan dengan menerima paparan mendalam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dalam forum koordinasi tersebut, Pangdam dan Forkopimda menyimak laporan terkini mengenai:
Sebaran titik kerusakan infrastruktur dan hunian. Potensi risiko gempa susulan berdasarkan analisis BMKG. Progress distribusi logistik dan evakuasi korban.

Baca juga Artikel ini:  SMAN 16 Bekasi Dapatkan Materi Pembentukan Diri Dengan PBB Dari Koramil Pondok Gede.

Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. “Kita harus bergerak berdasarkan data yang valid agar bantuan tidak salah sasaran dan penanganan bisa maksimal,” tegasnya.

Dalam tinjauannya, Pangdam menegaskan kesiapan penuh Kodam XXIII/Palaka Wira untuk mendukung pemerintah daerah. Tidak hanya personel, tetapi juga aset dan sarana pendukung dikerahkan.

“Kodam XXIII/Palaka Wira akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. Kami pastikan penanganan dampak gempa berjalan cepat, tepat, dan efektif, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Pangdam.

Pengerahan melibatkan berbagai satuan, termasuk Satuan Komando Kewilayahan (Koramil), Yonif Teritorial Pembangunan, hingga Badan Pelaksana Kodam, yang bekerja bahu-membahu membersihkan reruntuhan, mendirikan tenda darurat, dan memperbaiki akses jalan.

Rombongan meninjau secara spesifik kondisi di Kecamatan Palolo, salah satu wilayah yang mengalami dampak signifikan. Mereka berdialog langsung dengan warga, mengecek kondisi bangunan rusak, dan memastikan bahwa pelayanan publik dasar seperti kesehatan dan akses air bersih tetap berjalan.

Baca juga Artikel ini:  Kunjungan Kerja Di Jajaran Koramil, Dandim Tegaskan Kembali Hindari Judi Online.

Bupati Sigi dan Gubernur Sulteng juga memberikan arahan teknis percepatan perbaikan infrastruktur vital agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat segera kembali normal.

Di tengah suasana pemulihan, Pangdam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. Ia meminta warga untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan petugas di lapangan, serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat memicu kepanikan.

“Jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira tetap siaga 24 jam. Jangan ragu menghubungi posko terdekat jika membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi solid antara TNI, Polri, Pemerintah Provinsi, dan Pemkab Sigi, diharapkan proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana di Sigi dapat berjalan optimal. Kehadiran para pemimpin di garis depan menjadi sinyal kuat bagi masyarakat: Anda tidak sendirian, kami ada di sini bersama Anda.( Pendam XXIII/PW )

Baca juga Artikel ini:  Bersihkan Parit Dan Jalan Kantong Produksi, Babinsa Leboni Kerja Bakti Bersama Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *