Kodim 1308/LB Pacu Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

0:00

BANGGAI,Ragamrajawalinusantara.id  –  Kodim 1308/LB terus memacu pembangunan infrastruktur Jembatan Garuda Merah Putih Di Dusun II Batu tanda Desa Obo Balingara Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Hingga Minggu (21/06/2026), Proyek strategis jembatan gantung merah putih Pelaksanakan Pemasangan Boplang Dilanjutkan Penyusunan Batu Pondasi dengan bentang 60 meter tersebut dilaporkan telah mencapai progres fisik 70 persen.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 1308/LB didampingi langsung oleh Tenaga Teknis Oleh Serma Ridwan Lasari Selaku Penanggung Jawab teknis pekerjaan. Kehadiran personel ahli Teknis ini bertujuan untuk memberikan asistensi ketat guna memastikan kelaikan fisik serta keamanan struktur bangunan.

Meski menunjukkan tren positif, tim di lapangan saat ini menghadapi tantangan geografis dan logistik yang cukup ringan. Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan jalur darat menuju lokasi sedikit susah dan berlubang, sehingga truk pengangkut material bisa menjangkau titik proyek. Kondisi ini memaksa personel TNI dan warga mengangkut material secara manual menggunakan sampan menyeberangi sungai.

Baca juga Artikel ini:  TNI Selalu Hadir ,Babinsa Komsos Kades Dan Perangkat Desa Bahas Tentang Keamanan Dan ketertiban di wilayah desa binaan.

Selain itu, tersendatnya pengiriman material besi angkur dari pihak distributor juga sempat berimplikasi pada tertundanya jadwal pelaksanakan Pemasangan Boplang Dilanjutkan Penyusunan Batu Pondasi .

“Kami tidak mau proyek ini stagnan. Bersama Tim Teknis Kodim 1308/LB, kami langsung mengambil langkah strategis dan mitigasi cepat di lapangan,” ujar Serma Ridwan Lasari Selaku Penanggung Jawab teknis Pekerjaan

Untuk menyiasati keterlambatan material utama, Kodim 1308/LB menerapkan sistem kerja efisiensi sektoral. Sambil menunggu besi angkur tiba, personel difokuskan untuk menggarap sektor lain yang bisa dikerjakan dengan bahan baku yang ada. Begitu material utama tiba, tim tinggal melakukan perakitan tanpa harus membuang waktu.

Baca juga Artikel ini:  Unsur KRI Dan Pesawat Udara TNI AL Passing Exercise Dengan UK Carrier Strike Group HMS Prince Of Wales

Selain itu, akibat keterbatasan stok lokal, kebijakan responsif diambil dengan mendatangkan material alam seperti batu belah dan batu split langsung dari wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Koordinasi ketat dengan satuan atas juga terus diintensifkan guna memformulasikan skema percepatan distribusi logistik.

Melalui Sinergi Lintas Sektor dan kerja keras di lapangan, Kodim 1308/ optimistis Jembatan Garuda dapat rampung tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas. Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan menjadi urat nadi baru yang meningkatkan konektivitas, mobilitas, serta roda perekonomian warga desa setempat.( Pendim 1308/LB )

Baca juga Artikel ini:  Tumbuhkan minat baca dan cinta budaya pemkab Aceh Tamiang gelar lomba bertutur 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *