Revitalisasi SD Negeri 1 Sriwijaya Terapkan Standar Keselamatan Kerja, Area Proyek Dilengkapi Garis Pembatas dan Papan Imbauan

0:00

Aceh Tamiang – Pelaksanaan proyek revitalisasi SD Negeri Sriwijaya yang berlokasi di Kampung Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, menunjukkan komitmen terhadap penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama proses pembangunan berlangsung.

Saat melakukan pemantauan langsung ke lokasi, awak media ragamrajawalinusantara.id mendapati seluruh area pekerjaan telah dilengkapi garis pembatas (line safety) yang mengelilingi bangunan serta papan-papan imbauan keselamatan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi kecelakaan kerja maupun risiko bagi siswa, guru, dan masyarakat yang berada di sekitar proyek.

Penerapan garis pembatas ini sejalan dengan standar dan ketentuan keselamatan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, sehingga setiap orang yang berada di sekitar lokasi diingatkan untuk tidak mengabaikan batas aman yang telah dipasang.

Baca juga Artikel ini:  Proses Pemadatan Timbunan Pada Pembuatan Jalan TMMD Dilakukan, Enam Alat Berat Diterjunkan

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sriwijaya, Cut Marlina, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami berharap seluruh pihak dapat mematuhi rambu-rambu dan garis pembatas yang telah dipasang. Keselamatan peserta didik, tenaga pendidik, pekerja, dan masyarakat sekitar menjadi prioritas selama pekerjaan revitalisasi berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua P2SP, Irawansyah, menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan ketentuan teknis serta aspek keamanan di lapangan. Menurutnya, pemasangan garis pembatas dan papan imbauan merupakan bentuk tanggung jawab pelaksana proyek dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib.

Baca juga Artikel ini:  Puluhan Pangkalan Ditutup, Jual LPG 3 Kg Di Atas HET

Di tempat yang sama, Konsultan Perencanaan, Dhani Wahyudi, ST, menjelaskan bahwa penerapan sistem pengamanan lokasi proyek merupakan bagian penting dalam setiap pekerjaan konstruksi. Garis pembatas, papan peringatan, dan pengaturan area kerja berfungsi untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta memberikan kepastian bahwa proyek dilaksanakan sesuai prinsip keselamatan kerja.

Dengan adanya penerapan standar keselamatan tersebut, revitalisasi SD Negeri Sriwijaya diharapkan dapat berjalan lancar, tepat mutu, tepat waktu, dan tetap mengutamakan perlindungan terhadap seluruh pihak yang berada di lingkungan sekolah. Kesadaran bersama untuk mematuhi setiap rambu dan garis pembatas menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *