Lapas Kualasimpang Klarifikasi Dugaan Pemukulan Tiga Tahanan, Hasil Pemeriksaan Tak Temukan Kekerasan

0:00

Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kualasimpang memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan pemukulan terhadap tiga tahanan titipan Kejaksaan Negeri. Pihak Lapas menegaskan, informasi tersebut telah ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan penelusuran internal.

Dari hasil pengecekan terhadap pihak-pihak yang berkaitan, Lapas menyatakan tidak menemukan fakta yang membuktikan adanya tindakan pemukulan maupun kekerasan terhadap tahanan sebagaimana diberitakan. Tuduhan mengenai penggunaan pentungan atau benda tumpul oleh petugas juga disebut tidak sesuai dengan fakta yang ditemukan dalam pemeriksaan.

Baca juga Artikel ini:  Babinsa Menghadiri Acara Lomba Penilaian Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kecamatan

Sebagai bentuk keseriusan, pegawai yang berkaitan dengan dugaan kejadian tersebut telah diperiksa dan dimintai keterangan. Proses klarifikasi itu dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai bagian dari penelusuran internal.

Pihak Lapas menilai terdapat kekeliruan dalam informasi yang menyebut adanya pemukulan menggunakan pentungan oleh oknum petugas. Karena itu, Lapas menekankan pentingnya melihat persoalan berdasarkan fakta, keterangan para pihak, serta hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Lapas Kelas IIB Kualasimpang juga menegaskan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait pelayanan maupun perlakuan terhadap warga binaan dan tahanan. Setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.

Baca juga Artikel ini:  Penuh Semangat, Babinsa Bersama Warga Kerja Bakti Membersihkan Sekitar Kantor Desa

“Kami tidak menutup diri terhadap laporan atau pengaduan. Namun, setiap tuduhan harus dilihat berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan. Kami juga berkepentingan memastikan tidak ada pegawai yang melakukan pelanggaran,” demikian penegasan pihak Lapas.

Pihak Lapas berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada masyarakat. Informasi mengenai dugaan kekerasan, menurut pihak Lapas, perlu disikapi secara objektif dengan mempertimbangkan keterangan seluruh pihak dan hasil pemeriksaan, bukan hanya berdasarkan keterangan dari satu pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *