Upacara pengukuhan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Banggai.
“Para anggota Paskibraka yang telah melalui tahapan seleksi, pembinaan dan pelatihan secara intensif secara resmi dikukuhkan untuk mengemban tugas mulia sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,”kata Pasiops Kodim 1308/LB Kapten Inf Amal Supu saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan.
Upacara pengukuhan didahului dengan pengucapan Ikrar oleh Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM., AIFO., selaku Pembina upacara dilanjutkan penciuman Sang Saka Merah Putih oleh anggota Paskibraka. Seperti tahun sebelumnya anggota Paskibraka itu merupakan hasil seleksi dari sekolah sekolah SMA, SMU dan SMK/Sederajat di wilayah Kabupaten Banggai.
Dalam amanatnya, Bupati Banggai mengatakan, bahwa pengukuhan ini bukan hanya sekedar kita melaksanakan ceremony, tetapi ini adalah momentum yang paling penting bagi adik-adik sekalian juga tidak terkecuali kepada orang tua yang ikut mendampingi. Ini menunjukkan kesiapan para Paskibraka Kabupaten Banggai yang akan bertugas pada tanggal 17 Agustus di hari Senin nanti dalam rangka kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81 di tahun ini.
“Selain itu, di usia ke-81 Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemerintah mengambil tema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Tema ini memberikan gambaran semangat dan menunjukkan bahwa kita adalah negara yang berdaulat yang memiliki tujuan menuju masyarakat yang adil dan makmur.
Semangat itu diharapkan dapat ditunjukkan saat melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera nanti tanggal 17. Tugas dan tanggung jawab ini adalah tugas yang yang harus ditempa dan ditunjukan dengan komitmen semangat yang menggebu-gebu yang mewarisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita pahlawan-pahlawan kemerdekaan,” tegas Bupati.
Menurutnya, Tugas dan tanggung jawab kita adalah mengisi kemerdekaan itu sebaik-baiknya sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera pusaka Kabupaten Minahasa Utara tahun 2006. Akan ada banyak tugas tanggung jawab tambahan setelah selesai melakukan tugas sebagai pengibar bendera tanggal 17 Agustus 2026, terutama pada saat di tengah-tengah lingkungan keluarga serta di tengah-tengah lingkungan masyarakat.
“Adik-adik ini adalah cermin contoh generasi muda yang menunjukkan komitmen untuk mengisi kemerdekaan dengan kemampuan disiplin yang tinggi yang merupakan bagian dari kunci sukses pada saat kita menghadapi masa depan,” tutupnya.
Dari tempat terpisah, Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menunjukkan disiplin, semangat, kekompakan dan dedikasi selama mengikuti proses latihan. Ia menegaskan, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.
“Menjadi anggota Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan. Mereka adalah putra-putri terbaik yang dipercaya untuk mengemban tugas penting dalam upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Dandim.
Ia juga berharap pengalaman selama mengikuti pembinaan dan pelatihan Paskibraka dapat menjadi bekal bagi para anggota untuk membentuk karakter yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, pantang menyerah serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
“Jaga kekompakan, kesehatan dan konsentrasi. Tunjukkan bahwa generasi muda Minahasa Utara mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh kehormatan,”harapnya.













