0:00
Pasangkayu, Ragamrajawalinisantara.id — Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar Parluhutan P. Sianipar mengajak masyarakat Kabupaten Pasangkayu untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pesan tersebut disampaikan Pangdam saat melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, dalam rangka menghadiri peresmian Jembatan Garuda serta meninjau pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat, Senin (15/9/2026).
Di hadapan masyarakat, Pangdam menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh pihak. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat meluasnya api.
“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga lingkungan dan jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Pangdam.
Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan setiap aktivitas yang menggunakan api dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
“Kalau melihat ada api, segera laporkan. Jangan sampai api kecil menjadi besar dan merugikan masyarakat, merusak lingkungan, serta mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam juga meninjau pembangunan sarana air bersih yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Pasangkayu. Kehadiran TNI dalam pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam XXIII/Palaka Wira untuk membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Pangdam menegaskan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Jembatan, air bersih, lingkungan yang aman dari Karhutla, semuanya bermuara pada kepentingan masyarakat. Karena itu, mari kita jaga bersama apa yang sudah dibangun dan kita rawat lingkungan untuk kepentingan generasi mendatang,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Kodam XXIII/Palaka Wira berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan berkelanjutan.( Pendam XXIII/PW ).
Berita Terkait
Post Views: 16












