BATUI,Ragamrajawwlinusantara.id — Pembangunan konektivitas wilayah terus dilakukan Pemerintah Daerah bersama TNI. Kali ini, Peresmian Jembatan Gantung Berani Desa yang memiliki Panjang jembatan 81 M sesuai dengan HUT RI Ke 81 Tahun dan lebar 2 meter, resmi dioperasikan di Desa Masungkang Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai, Rabu 30 September 2026. Infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.
Peresmian Jembatan Gantung Berani Desa dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Anwar Hafid M.Si Didampingi Oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1308/LB Di Wakili Kepala Staf Kodim 1308/LB Mayor Inf Selumiel , bersama Berserta Rombongan lainnya Kehadiran jembatan ini Menghubungkan Desa Masungkang Kec Batui Selatan dan Desa Ondo Ondolu Kec. Batui yang sebelumnya terpisah oleh sungai tanpa fasilitas penyeberangan yang layak.
Sebelum jembatan dibangun, warga dan terkhusus anak anak sekolah harus menyeberangi sungai secara langsung, bahkan dalam kondisi arus deras. Situasi tersebut berisiko tinggi, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas harian.
“Pembangunan jembatan ini juga disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur agar masyarakat tidak terkendala dalam mengakses pendidikan dan kegiatan ekonomi.
“Sebelum ada Jembatan Gantung Berani Desa ini, warga yang harus menyeberang sungai tanpa perlindungan, termasuk anak ke sekolah itu takut menyebrang. Ini tidak boleh terus terjadi di tengah pembangunan nasional yang terus berkembang,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Batui Selatan Faidil Akbar Dg Pasau S.PT menyampaikan rasa syukur atas hadirnya jembatan gantung tersebut. “Kini, aktivitas ekonomi warga menjadi lebih lancar, sementara anak-anak dapat pergi ke sekolah tanpa rasa khawatir. Semoga akses yang kurang di desa ini dapat juga diperbaiki, Terimakasih TNI,” kata Faidil Akbar Dg Pasau S.PT.
Infrastruktur ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Anwar Hafid M.Si menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1308/LB, atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia menilai keberadaan jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama petani dan pelajar.
“Pembangunan tersebut menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ke depan, pemkab Banggai provinsi Sulteng berkomitmen memperluas kerja sama serupa untuk menghadirkan infrastruktur di wilayah lain yang masih terisolasi. Partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam pembangunan jembatan ini,” Kata Gubernur Sulawesi Tengah.












