Pembangunan titik air bersih ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TMMD ke-130. Langkah tersebut diambil guna menjawab kebutuhan mendasar warga pesisir Desa Mayakeli yang selama ini kerap menghadapi tantangan keterbatasan akses air bersih untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Proses pengerjaan sumur bor saat ini dilaksanakan secara intensif dan bertahap, mulai dari tahap pengeboran tanah, pemasangan pipa jaringan, hingga penyiapan pompa distribusi air. Sinergi dan semangat gotong royong antara personel prajurit TNI dan warga setempat tampak mendominasi aktivitas pengerjaan di lapangan setiap harinya.
Kehadiran infrastruktur ini menjadi manifestasi nyata kepedulian TNI AD dalam mengatasi kesulitan masyarakat di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Selain mengakselerasi pemerataan pembangunan infrastruktur perdesaan, program ini dirancang untuk memberikan dampak kesehatan dan ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas lokal.
Masyarakat Desa Mayakeli menyambut antusias kemajuan pengerjaan sarana vital ini. Kehadiran air bersih yang lebih dekat dan terjamin diprediksi akan mengubah kualitas hidup harian keluarga di kawasan tersebut secara signifikan.
“Selama ini kami cukup kesulitan mendapatkan air bersih yang layak, apalagi saat musim kemarau tiba. Kehadiran bapak-bapak TNI yang membangun sumur bor di desa kami sungguh merupakan berkah besar. Terima kasih Satgas TMMD Kodim 1307/Poso, air bersih ini sangat kami nanti-nantikan untuk kebutuhan anak cucu kami ke depan,” ujar Ane salah seorang warga Desa Mayakeli.
Melalui komitmen dalam TMMD ke-130 ini, Satgas Kodim 1307/Poso tidak hanya menghadirkan solusi fisik berupa infrastruktur air, melainkan juga semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi ketahanan wilayah perbatasan negara. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat segera selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh lapisan warga Desa Mayakeli.( AGUS ).














