Pemilihan kayu yang kuat dan tahan lama menjadi perhatian utama dalam pembangunan RTLH tersebut. Satgas TMMD memastikan setiap bagian rumah dikerjakan secara teliti agar bangunan yang dihasilkan benar-benar aman, nyaman, dan layak ditempati oleh masyarakat penerima bantuan.
Di lokasi pengerjaan, personel Satgas terlihat kompak mengukur, memotong, hingga memasang rangka kayu sekat rumah. Semangat gotong royong antara anggota TNI dan warga juga semakin mempercepat proses pembangunan.
Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1307/Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa kualitas bangunan menjadi prioritas utama dalam setiap sasaran RTLH yang dikerjakan.
“Kami ingin rumah yang dibangun melalui program TMMD ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu material yang digunakan harus berkualitas agar rumah lebih kokoh, aman, dan nyaman ditempati,” ujarnya.
Selain memperhatikan kualitas material, Satgas juga terus menggenjot pengerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.
Warga Desa Leboni menyambut baik pembangunan RTLH tersebut. Mereka merasa terbantu dengan hadirnya program TMMD yang tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memberikan harapan baru untuk kehidupan yang lebih layak.
Dengan pengerjaan yang terus berjalan maksimal, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1307/Poso berharap program RTLH dapat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. ( AGUS ).













