Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Pembangunan infrastruktur kepolisian tidak hanya berbicara tentang fisik bangunan, tetapi juga tentang penguatan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam peninjauan pembangunan Markas Pos Polisi (Pospol) Babo dan program sumur bor Bhayangkari Peduli di wilayah Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (8/8/2026).
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., mendampingi Karo Log Polda Aceh Kombes Pol Aldian R.J.H. Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan monitoring langsung terhadap progres pembangunan Mako Pospol Babo sekaligus meninjau lokasi pembangunan sumur bor bantuan sosial Bhayangkari Peduli di Dusun Ingin Jaya, Kampung Perkebunan Pulau Tiga.
Peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan sarana kepolisian berjalan sesuai rencana, sekaligus memastikan program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat terlaksana secara optimal.
Di lokasi, rombongan melihat langsung kondisi pembangunan Pospol Babo serta perkembangan pengerjaan sumur bor. Berdasarkan hasil monitoring, pembangunan Mako Pospol Babo telah mencapai sekitar 10 persen, sementara pembangunan sumur bor di Dusun Ingin Jaya telah mencapai sekitar 45 persen dan memasuki hari ketiga pengerjaan.
Kehadiran pimpinan kepolisian di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas pelayanan publik tidak cukup hanya direncanakan dari balik meja. Pengawasan langsung menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program Bhayangkari Peduli juga memperlihatkan dimensi sosial dari kehadiran institusi kepolisian. Di wilayah hukum Polsek Tamiang Hulu, program tersebut direncanakan menghadirkan empat titik sumur bor yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan di Dusun Ingin Jaya, Kampung Perkebunan Pulau Tiga.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor tersebut diharapkan mampu memperluas akses warga terhadap sumber air bersih sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari menegaskan bahwa pembangunan sarana kepolisian maupun program sosial kemasyarakatan harus terus dikawal agar pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat secara maksimal.
“Pembangunan fasilitas kepolisian harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran Polri bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan peninjauan tersebut.
Dalam kegiatan itu turut hadir Kabag Log Polres Aceh Tamiang Kompol Simon Purba, S.H., Kasubag LPSE Log Polda Aceh Kompol Riki Wahyudi, S.H., Waka Polsek Tamiang Hulu Aiptu Iman Yusli yang mewakili Kapolsek Tamiang Hulu, serta Danpospol Babo Aiptu Tarmiji.
Rombongan disambut Waka Polsek Tamiang Hulu bersama Danpospol Babo, personel Polsek Tamiang Hulu dan personel Pospol Babo.
Peninjauan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pembangunan kelembagaan dan pengabdian sosial. Pospol Babo diharapkan memperkuat jangkauan pelayanan dan keamanan di wilayah tersebut, sementara program sumur bor Bhayangkari Peduli diharapkan menjadi solusi konkret atas kebutuhan air bersih masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan yang berlangsung bukan sekadar mengejar capaian fisik, melainkan diarahkan pada satu tujuan yang lebih substantif: memperkuat kehadiran Polri sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang.












