Warga Langsa Gelar Aksi Demo Tuntut Hak Jadup di Depan Kantor Wali Kota

0:00

Langsa — ragamrajawalinusantara.id | Sejumlah warga masyarakat Kota Langsa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Langsa, Rabu (26/8/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus tuntutan agar hak jadup (jaminan hidup) yang hingga kini belum diterima masyarakat segera direalisasikan.

Aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung di kawasan depan Kantor Wali Kota Langsa. Para peserta aksi menyampaikan sejumlah tuntutan terkait hak masyarakat yang dinilai belum mendapatkan kepastian.

Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah spanduk yang berisi kritik sekaligus desakan kepada Pemerintah Kota Langsa agar lebih memprioritaskan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga Artikel ini:  "Mosi Tidak Percaya" Menggema : Guru dan tendik SMPN 2 Kejuruan Muda Tolak Plt Kepsek, Dinas Pendidikan Didesak Bertindak Cepat

Salah satu spanduk yang dibawa massa bertuliskan:

«“Jangan Buang-buang Uang Anggaran Kota Langsa untuk Hal yang Gak Penting, Utamakan Dana Bantuan Banjir Kami Dulu Pak.”»

Pesan tersebut menjadi sorotan dalam aksi, terutama terkait harapan masyarakat agar pemerintah lebih mengedepankan penyelesaian persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Selain menuntut hak jadup yang belum keluar, massa juga meminta pemerintah memberikan kejelasan, kepastian, dan transparansi mengenai proses serta waktu pencairan bantuan yang menjadi hak masyarakat.

Baca juga Artikel ini:  Program Internet Gratis 100 Mbps Warga DKI Jakarta Siap Menangkan Dharma-Kun

Bagi warga, persoalan tersebut bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut kebutuhan hidup dan kondisi ekonomi masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Aksi demonstrasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan dan penggunaan anggaran daerah idealnya harus berpijak pada kepentingan publik, skala prioritas, transparansi, serta rasa keadilan masyarakat.

Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut tidak berhenti sebagai catatan demonstrasi, tetapi mendapatkan respons konkret dari Pemerintah Kota Langsa.

Kini, publik menunggu langkah nyata Pemerintah Kota Langsa dalam menjawab tuntutan warga, khususnya terkait kepastian hak jadup dan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *