Polri  

Irup di SMKN 4 Kota Bekasi, AKBP Hadi Setiawan Tegaskan Pelajar Harus Jauhi Narkoba, Tawuran dan Bullying.

0:00

 

BEKASI — Pesan tegas tentang pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba, bullying, tawuran hingga kenakalan remaja disampaikan Kasat Binmas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Hadi Setiawan, S.H., M.M., saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) bendera di SMKN 4 Kota Bekasi, Senin (31/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Hadi Setiawan didampingi Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di hadapan para siswa, AKBP Hadi menekankan bahwa pelajar merupakan generasi penerus yang harus mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Lingkungan pergaulan, menurutnya, harus menjadi ruang untuk saling mendukung dalam meraih prestasi, bukan menjadi pintu masuk menuju tindakan yang dapat merusak masa depan.

Baca juga Artikel ini:  Bhabinkamtibmas Jatibening Polsek Pondok Gede Aipda Lamberthes Evakuasi Korban Kebanjiran di Perum Jatibening Permai

Narkoba menjadi salah satu ancaman serius yang harus dijauhi pelajar. Para siswa diingatkan agar tidak pernah mencoba, menggunakan maupun terlibat dalam peredaran narkotika. Ajakan dari teman atau lingkungan tidak boleh menjadi alasan untuk mempertaruhkan masa depan.

Selain narkoba, persoalan bullying atau perundungan juga menjadi perhatian. Para pelajar diminta tidak menjadikan penghinaan, kekerasan maupun intimidasi sebagai bahan candaan.

Bullying dapat meninggalkan dampak bagi korban dan mengganggu terciptanya lingkungan belajar yang sehat. Karena itu, para siswa diajak membangun budaya saling menghargai dan berani menyampaikan kepada guru maupun pihak terkait apabila menemukan tindakan perundungan.

Persoalan tawuran antarpelajar juga mendapat perhatian khusus. Para siswa diimbau tidak mudah terpancing provokasi, terlebih ajakan yang beredar melalui media sosial.

Baca juga Artikel ini:  Polwan Polres Pidie Jaya Sambut HUT ke-76 dengan Aksi Gatur Lalin dan Souvenir

Kepolisian mengingatkan bahwa tawuran bukanlah bentuk keberanian, melainkan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta berpotensi berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Tak kalah penting, penggunaan knalpot brong juga menjadi bagian dari edukasi kamtibmas. Para pelajar diminta menggunakan kendaraan secara tertib dan tidak melakukan modifikasi yang menimbulkan kebisingan serta mengganggu kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, IPTU Musanif menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua dan para pelajar dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terdekat. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter, kedisiplinan dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan upacara bendera tersebut, Polres Metro Bekasi Kota berharap para pelajar SMKN 4 Kota Bekasi semakin memahami pentingnya menjaga diri, menghormati sesama serta menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Baca juga Artikel ini:  Menjaga Cahaya Ramadhan di Ujung Malam: Kapolsek Pondok Gede Pimpin Patroli Sahur Bersama Jajaka Jatiwaringin.

Generasi muda harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba, tawuran, bullying dan kenakalan remaja. Prestasi dan masa depan harus menjadi tujuan utama.

 

 

Ancha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *