Sosial  

BKM Jatiwaringin Kawal RUTILAHU 2026, Ariswandi Sarmin: Bantuan Pemerintah Harus Tepat Sasaran.

0:00

Ragamrajawalinusantara.id – Kota Bekasi.

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Jatiwaringin terus mendorong sinergi bersama pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut disosialisasikan di Sekretariat BKM Jatiwaringin, Jalan Raya Jatiwaringin Nomor 140, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (9/9/2026).

Ketua BKM Jatiwaringin, Ariswandi Sarmin, menegaskan bahwa program RUTILAHU harus dipahami masyarakat sebagai bantuan stimulan, sehingga pelaksanaannya membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Bantuan pemerintah ini merupakan stimulan. Artinya, pemerintah memberikan dorongan awal, sementara masyarakat juga harus memiliki semangat swadaya dan gotong royong untuk menyelesaikan proses perbaikan rumah,” ujar Ariswandi.

Menurut Ariswandi, keberhasilan RUTILAHU bukan hanya diukur dari berdirinya bangunan rumah yang lebih baik, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat.

Baca juga Artikel ini:  Patriot Bela Negara Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan Terdampak Banjir

Ia berharap seluruh pihak dapat mengawal program tersebut secara bersama-sama, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh warga yang memenuhi kriteria dan digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami di BKM akan berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Yang paling penting adalah keterbukaan, kebersamaan dan komunikasi antara BKM, pemerintah kelurahan, LPM, Forum RW serta masyarakat,” katanya.

Ariswandi juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk membantu warga yang sedang memperbaiki rumahnya.

“Kalau pemerintah memberikan stimulan, kemudian masyarakat ikut bergerak, saya yakin hasilnya akan jauh lebih maksimal. Jangan sampai ada anggapan bahwa seluruh kebutuhan pembangunan rumah menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Baca juga Artikel ini:  Kompensasi Dipersulit, YLPK - YAPERMA Desak Aparat Tegakkan Hukum pada Perusahaan Nakal

Sementara itu, Lurah Jatiwaringin Hariri, S.IP, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Sekretaris BKM Parsi Ekowati beserta anggota, Sekretaris LPM Madani, S.Pd, serta Ketua Forum RW Kelurahan Jatiwaringin Perdamean Edi, S.Pd.

Ariswandi berharap pelaksanaan RUTILAHU 2026 di Jatiwaringin dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan.

“Pemerintah memberikan stimulan, BKM mengawal, dan masyarakat bergerak melalui swadaya serta gotong royong. Kalau semua bersinergi, tujuan RUTILAHU untuk menghadirkan rumah yang layak, sehat dan aman bagi masyarakat dapat tercapai,” pungkas Ariswandi.

Baca juga Artikel ini:  Mubes ke Satu Ketum Jajaka Nusantara Damin Sada Lantik Brijak

 

YB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *