PAGIMANA,
Kehadiran Dandim di lokasi menjadi wujud kepedulian TNI terhadap upaya bersama masyarakat dan pemerintah daerah menanggulangi Karhutla yang dapat berdampak luas pada lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.
Tim Pemadam KPP bersama relawan Desa Tombang dan personel Kodim 1308/LB bersinergi memadamkan titik-titik api yang muncul di kawasan. Semua unsur bekerja terpadu guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke area lain.
Pemadaman dilakukan dengan bantuan satu unit mobil tangki TNI AD. Petugas dan relawan menyemprot air ke titik api serta daerah yang masih berasap untuk memastikan kebakaran benar-benar padam.
Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd meninjau kondisi lapangan secara langsung dan memastikan pelaksanaan penanganan berjalan baik. Ia juga memperhatikan kemungkinan terjadinya titik api baru di sekitar lokasi.
Data sementara di lapangan menunjukkan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Berkat upaya bersama, api yang membakar kawasan tersebut berhasil dipadamkan. Saat proses penanganan selesai, seluruh titik api dinyatakan padam dan kondisi lokasi aman serta terkendali.
Personel gabungan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan pada lokasi dan sekitarnya untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, terutama jika masih terdapat bara di bawah permukaan.
Letkol Inf Cepi Kartiwa S.Pd menegaskan bahwa penanganan Karhutla memerlukan kerja sama dan sinergi seluruh pihak. Menurutnya, respons cepat dan koordinasi krusial agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
“Kita harus terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi dalam pencegahan maupun penanganan Karhutla. Respons cepat sangat penting agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat serta lingkungan,” tegas Dandim.
Menurutnya, Karhutla bukan tanggung jawab satu instansi saja melainkan membutuhkan kepedulian serta partisipasi bersama. Koordinasi dan komunikasi antarinstansi serta masyarakat harus terus diperkuat, terutama menghadapi cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran lahan.
Dandim mengimbau warga untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
Kodim 1308/LB bersama instansi terkait dan elemen masyarakat berkomitmen memperkuat langkah pencegahan serta penanganan Karhutla melalui patroli, pemantauan wilayah rawan, sosialisasi, dan kesiapsiagaan personel.
Dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, diharapkan potensi Karhutla Di Jalan Poros Desa Tombang dapat diminimalisir sehingga keamanan, keselamatan warga, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga. ( Koramil 07/Pagimana ).










