Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa proses pembangunan telah bergerak dari pekerjaan fondasi menuju pembentukan struktur utama bangunan. Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pekerjaan melalui semangat gotong royong, termasuk merakit dan memasang komponen kerangka kayu yang menjadi penopang konstruksi rumah.
Keterlibatan warga dalam setiap tahapan pekerjaan tidak hanya membantu kelancaran pembangunan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.
Dan SSK Satgas TMMD, Kapten Inf Johny Palandi yang memantau perkembangan pekerjaan menjelaskan bahwa pemasangan kerangka utama menjadi perhatian khusus pada tahap pembangunan saat ini. Menurutnya, ketelitian dalam pengerjaan struktur sangat menentukan kekuatan dan kestabilan bangunan ketika seluruh komponen rumah telah terpasang.
“Alhamdulillah, pembangunan rumah Bapak Mulyono telah mencapai progres 40 persen. Saat ini, perhatian utama kami diarahkan pada pemasangan dan penyempurnaan kerangka bangunan. Setiap bagian harus dikerjakan secara cermat, mulai dari ketepatan posisi hingga kekuatan sambungan kayu, agar struktur rumah memiliki konstruksi yang kokoh dan sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan harus tetap mengedepankan standar kualitas meskipun Satgas TMMD dituntut menyelesaikan seluruh sasaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ketepatan dalam pemasangan struktur menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung keamanan serta ketahanan rumah dalam jangka panjang.
“Percepatan pekerjaan harus berjalan seiring dengan pengawasan kualitas. Kami tidak ingin hanya mengejar penyelesaian secara fisik, tetapi juga memastikan setiap bagian bangunan terpasang dengan baik. Kerangka yang kuat menjadi dasar bagi pekerjaan dinding dan atap pada tahapan berikutnya. Harapannya, rumah ini nantinya dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi Bapak Arianto Atan beserta keluarganya,” tegasnya.
Dengan progres yang telah mencapai 40 persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1308/LB terus mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat diharapkan mampu mendukung penyelesaian pembangunan sesuai target, sekaligus menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Pembangunan RTLH tersebut menjadi bagian dari komitmen TMMD dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa, dengan menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.( AGUS ).













