Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Membangun keamanan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang terbuka, kedekatan emosional, dan partisipasi aktif masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., di Masjid Babut Taqwa Polres Aceh Tamiang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (16/10/2026), sekitar pukul 12.30 WIB.
Usai pelaksanaan salat Jumat, Kapolres menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jamaah. Kegiatan tersebut turut melibatkan pejabat utama (PJU) Polres Aceh Tamiang serta jajaran Polsek sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Jumat Keliling menjadi ruang komunikasi langsung yang memungkinkan Polri membangun silaturahmi, menyampaikan imbauan keamanan, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa situasi yang aman dan kondusif merupakan kepentingan bersama.
Pendekatan Humanis, Membangun Kepercayaan Publik
Kehadiran Kapolres bersama jajaran di tengah jamaah mencerminkan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui komunikasi yang dekat dan terbuka, pesan-pesan kamtibmas diharapkan dapat diterima masyarakat sebagai ajakan untuk bersama-sama menjaga ketenteraman lingkungan.
Keamanan bukan semata-mata diukur dari kemampuan aparat menangani gangguan yang telah terjadi, melainkan juga dari upaya pencegahan, kepekaan terhadap potensi persoalan, serta kesediaan masyarakat untuk terlibat dalam menjaga ketertiban.
Dalam konteks tersebut, kegiatan Jumat Keliling memiliki nilai strategis sebagai sarana memperkuat komunikasi sosial. Kedekatan antara polisi dan warga dapat menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan, memperlancar penyampaian informasi, dan mendorong penyelesaian persoalan secara tepat sesuai ketentuan hukum.
Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi
Menjaga keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian memiliki tugas dan kewenangan dalam memelihara keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan. Sementara itu, masyarakat dapat berkontribusi melalui kepatuhan terhadap hukum, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesediaan melaporkan potensi gangguan keamanan melalui saluran yang tepat.
Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat juga dapat membantu mengurangi kesalahpahaman, memperkuat kewaspadaan, dan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.
Karena itu, pesan kamtibmas yang disampaikan melalui kegiatan keagamaan memiliki arti penting dalam menghubungkan nilai-nilai kebersamaan dengan tanggung jawab nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Komitmen Menghadirkan Polri di Tengah Masyarakat
Kegiatan Jumat Keliling ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Commander Wish Kapolri yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Aceh Tamiang menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang humanis, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta mendorong partisipasi warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
Ke depan, keberhasilan menjaga keamanan di Kabupaten Aceh Tamiang membutuhkan konsistensi dalam membangun kepercayaan dan memperkuat kolaborasi antara kepolisian, tokoh agama, aparatur setempat, dan seluruh lapisan masyarakat.
Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya lahir dari kehadiran aparat, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama, dan merawat persatuan.
Polri Bersama Masyarakat — Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat.
Sumber: Humas Polres Aceh Tamiang.













