Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH Buka Muswil dan Pelantikan Pengurus RAPI Aceh Tamiang 2026, Tegaskan Peran Strategis Komunikasi dalam Kebencanaan

0:00

Aceh Tamiang – ragamrajawalinusantara.id | Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, membuka secara resmi Musyawarah dan Pelantikan Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 01.10 Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026 yang berlangsung di Syabab Coffee and Resto, Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjalin Persatuan dan Persaudaraan dalam Bingkai Nasionalisme melalui Komunikasi.” Tema ini dinilai relevan dengan posisi RAPI sebagai organisasi yang tidak hanya menjadi wadah komunikasi masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun jejaring informasi, solidaritas sosial, dan komunikasi kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Fadlon menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya musyawarah dan pelantikan kepengurusan RAPI Aceh Tamiang. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik serta menghasilkan kepengurusan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan proaktif.

Baca juga Artikel ini:  Pansus Perekonomian DPRK Aceh Tamiang Evaluasi Kinerja Damkar dalam Pembahasan LKPJ 2025

“Semoga musyawarah ini berjalan dengan baik dan lancar serta melahirkan kepengurusan yang mampu membawa RAPI Aceh Tamiang menjadi lebih baik dan semakin proaktif dalam membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah,” ujar Fadlon.

Menurutnya, komunikasi merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun koordinasi, khususnya ketika daerah menghadapi situasi darurat. Karena itu, keberadaan RAPI di tengah masyarakat memiliki nilai strategis yang perlu terus diperkuat.

Fadlon juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran RAPI Aceh Tamiang atas kontribusinya dalam membuka jalur komunikasi dengan pihak luar ketika Kabupaten Aceh Tamiang sempat mengalami keterisolasian selama empat hari akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Dalam kondisi ketika akses komunikasi dan mobilitas masyarakat mengalami gangguan, jaringan komunikasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi serta membantu membuka akses koordinasi dengan berbagai pihak.

Baca juga Artikel ini:  Pansus Bidang Keistimewaan Aceh DPRK Bahas Kinerja Dinas Dayah dan Satpol PP

“Peran RAPI saat kondisi bencana sangat berarti. Ketika Aceh Tamiang mengalami keterisolasian, RAPI turut mengambil bagian dalam membuka komunikasi dengan pihak luar. Ini merupakan kontribusi yang patut diapresiasi,” kata Fadlon.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi RAPI untuk semakin memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta hadir lebih responsif dalam berbagai persoalan sosial dan kebencanaan di Aceh Tamiang.

Musyawarah dan pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat persaudaraan antaranggota, memperluas jejaring komunikasi, serta meneguhkan semangat nasionalisme melalui komunikasi yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda Aceh Tamiang, jajaran pengurus RAPI Wilayah Provinsi Aceh, perwakilan RAPI Provinsi Sumatera Utara, RAPI Kota Langsa, serta RAPI Kabupaten Aceh Timur.

Dengan kepengurusan baru yang terbentuk, RAPI Wilayah 01.10 Aceh Tamiang diharapkan semakin solid, adaptif dan responsif, sekaligus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang efektif, terutama dalam menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *